Peneliti mengembangkan hidrogel cerdas yang diletakkan pada luka di bawah perban. Hidrogel terbuat dari air dan molekul panjang yang diikat oleh pengikat silang. Pengikat silang itu terurai saat bertemu enzim beta-laktamase, yang dibuat oleh banyak bakteri berbahaya.
Saat enzim hadir, hidrogel melepaskan antibiotik di dalamnya. Jika enzim tidak ada, obat tetap tertahan. Anita Shukla dari Brown University memimpin penelitian ini dan hasilnya dipublikasikan di Science Advances. Uji laboratorium dan uji pada tikus menunjukkan hidrogel selektif dan efektif dalam memberantas infeksi.
Kata-kata sulit
- hidrogel — bahan gel berbahan dasar air untuk luka
- molekul — bagian kecil pembentuk zat atau bahan
- pengikat silang — bagian yang menghubungkan molekul panjang
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia di tubuh
- beta-laktamase — enzim yang dibuat bakteri dan merusak obat
- antibiotik — obat yang membunuh atau menghentikan pertumbuhan bakteri
- selektif — memilih target tertentu, tidak bekerja pada semuanya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu hidrogel ini bisa membantu perawatan luka?
- Apakah kamu khawatir dengan bakteri berbahaya di luka? Jelaskan singkat.
- Apakah kamu setuju penelitian obat diuji pada hewan seperti tikus? Mengapa?
Artikel terkait
Ayam Bertelur Protein: Mengatasi Pembungaan Gen
Peneliti University of Missouri menggunakan CRISPR untuk menempatkan gen pada lokasi khusus di genom ayam. Penanda hijau tetap menyala setelah berbulan-bulan, menunjukkan metode ini bisa menghasilkan garis ayam termodifikasi yang stabil.
Antibiotik pada Bayi Ubah Bakteri Usus dan Sel Imun Paru
Penelitian di University of Rochester Medicine menemukan bahwa pemberian antibiotik pada masa awal kehidupan mengubah bakteri usus dan memengaruhi pemrograman sel imun di paru-paru, dengan perubahan yang bisa bertahan hingga dewasa muda.
PAHO Terbitkan Panduan untuk Mengobati Tungiasis
PAHO menerbitkan panduan berbasis bukti untuk pengobatan tungiasis. Panduan merekomendasikan dimethicone viskositas rendah, menentang pencabutan manual tidak aseptik, dan mengingatkan perlunya tindakan klinis, komunitas, dan lingkungan.