Para ilmuwan di University of Rochester Medicine menerbitkan hasil di jurnal Mucosal Immunology. Mereka meneliti bagaimana paparan antibiotik di masa awal kehidupan mengubah pemrograman sel imun pada bayi baru lahir.
Tim menggunakan tikus untuk memetakan sel imun paru pada hewan baru lahir dan dewasa. Ketika tikus baru lahir diberi antibiotik serupa yang dipakai di banyak NICU (unit perawatan intensif bayi), bakteri usus kunci hilang dan ekspresi gen pada sel imun paru berubah.
Perubahan ini membuat sel imun lebih fokus pada perbaikan jaringan dan kurang pada serangan terhadap virus, dan efeknya tetap terlihat saat tikus dewasa. Peneliti juga menemukan bukti perubahan serupa pada sel paru manusia.
Kata-kata sulit
- antibiotik — Obat untuk membunuh atau menghambat bakteri
- paparan — Kontak atau terkena sesuatu dari luar
- ubah — Membuat sesuatu menjadi berbeda dari sebelumnyamengubah
- pemrograman — Proses mengatur fungsi atau tugas sel
- sel imun — Sel tubuh yang melawan infeksi dan penyakit
- ekspresi gen — Aktivitas gen yang menentukan kerja sel
- perbaikan jaringan — Proses memperbaiki bagian tubuh yang rusak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu terkejut bahwa perubahan pada sel imun tetap terlihat saat tikus dewasa? Mengapa?
- Menurutmu, apa yang harus dipertimbangkan dokter sebelum memberi antibiotik pada bayi baru lahir?
- Peneliti menemukan bukti perubahan serupa pada sel paru manusia. Apa pendapatmu tentang hal ini?
Artikel terkait
Resistensi antibiotik terkait pertanian di Uganda
Di Uganda, penggunaan antibiotik di peternakan unggas meningkat dan mendorong resistensi antimikroba. Kendala layanan veteriner, biaya tinggi, dan praktik pemberian obat tanpa pengawasan menjadi penyebab utama dan memicu kekhawatiran kesehatan.
RSV dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang
Penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang dirawat karena RSV sering mengalami keluhan berbulan-bulan setelah keluar rumah sakit, termasuk sesak napas dan kesulitan aktivitas. Studi menekankan pencegahan melalui vaksinasi dan kebutuhan perawatan lanjutan.