Penelitian membandingkan bayi dari keluarga petani Mennonite dengan bayi di kota Rochester. Tim peneliti mengikuti ibu dan bayi dari kehamilan sampai tahun pertama dan mengumpulkan darah tali pusat, darah bayi, tinja, air liur, dan susu ibu.
Hasil menunjukkan bayi yang tumbuh di lingkungan pertanian memiliki lebih banyak sel B berpengalaman dan kadar IgG serta IgA yang lebih tinggi di darah dan cairan tubuh. Susu ibu dari keluarga pertanian juga mengandung IgA spesifik telur lebih tinggi. Sekarang peneliti menjalankan uji klinis untuk melihat apakah diet ibu hamil (mengonsumsi atau menghindari telur dan kacang tanah) mempengaruhi antibodi dan alergi pada bayi.
Kata-kata sulit
- membandingkan — melihat persamaan dan perbedaan antara dua hal
- tali pusat — bagian yang menghubungkan janin dan ibu
- lingkungan pertanian — tempat dan kondisi di sekitar kebun atau lahan
- kadar — jumlah atau tingkat suatu zat dalam tubuh
- uji klinis — penelitian di manusia untuk memeriksa efek pengobatan
- mengonsumsi — makan atau minum sesuatu untuk tubuh
- antibodi — protein tubuh yang melawan kuman atau zat asing
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, apakah diet ibu hamil dapat mempengaruhi alergi bayi? Jelaskan singkat.
- Pernahkah Anda tinggal atau berkunjung ke lingkungan pertanian? Bagaimana suasananya menurut Anda?
Artikel terkait
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.
Risk Know-How, Platform Baru untuk Berbagi Pengalaman Risiko
Risk Know-How adalah layanan daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS untuk membantu komunitas berisiko berbagi pengalaman dan mendapat nasihat ahli tentang ancaman seperti wabah, cuaca ekstrem, dan risiko kecerdasan buatan.
Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus
Studi pada tikus melaporkan vaksin eksperimental terhadap Crimean-Congo hemorrhagic fever (CCHF) yang menggunakan partikel mirip virus tidak replikasi. Antibodi terdeteksi hingga 18 bulan dan langkah berikutnya adalah produksi skala besar sebelum uji klinis manusia.