- Survei menunjukkan penggunaan zat pada remaja tetap rendah.
- Banyak remaja sekarang menjauhi alkohol, tembakau, dan nikotin.
- Penurunan besar terjadi saat pandemi dua tahun lalu.
- Tingkat penggunaan belum kembali ke tingkat sebelum pandemi.
- Survei tanya tentang penggunaan bulan lalu dan tahun lalu.
- Beberapa obat menunjukkan kenaikan kecil pada beberapa jenjang.
- Para peneliti menyarankan pemantauan terus untuk menjaga kesehatan.
- Data dikumpulkan dari banyak sekolah di Amerika Serikat.
- Mayoritas siswa memilih tidak menggunakan narkoba sama sekali.
- Hasil survei membantu membuat kebijakan kesehatan remaja.
Kata-kata sulit
- survei — penelitian singkat yang tanya banyak orang
- penggunaan — pemakaian sesuatu oleh orang atau kelompok
- remaja — orang muda biasanya antara anak dan dewasa
- pandemi — penyakit menular yang menyebar di banyak negara
- narkoba — obat atau zat yang berbahaya dan terlarang
- pemantauan — pengawasan yang dilakukan secara terus untuk kesehatan
- kebijakan — aturan atau keputusan untuk kesehatan dan keselamatan publik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mengisi survei di sekolah?
- Apakah temanmu menjauhi rokok atau alkohol?
- Apakah menurutmu penting memantau kesehatan remaja?
Artikel terkait
Pendingin murah kurangi bahaya panas di pabrik garmen Bangladesh
Studi yang dipimpin University of Sydney dan diterbitkan 20 Oktober menguji langkah pendinginan berbiaya rendah untuk pekerja pabrik garmen Bangladesh. Kipas, dorongan minum air, dan atap berinsulasi memperbaiki kesehatan dan produktivitas.
Vaksin Shingles Terkait Risiko Demensia Lebih Rendah
Studi menemukan orang dewasa lanjut usia yang menerima vaksin shingles (RZV/Shingrix) memiliki kemungkinan lebih rendah didiagnosis demensia dalam empat tahun. Peneliti menganalisis data Medicare dan catatan kesehatan elektronik dari 2017 sampai 2022.
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.