Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk Aedes aegypti dapat belajar mengaitkan bau DEET dengan makanan. Para ilmuwan melatih nyamuk dengan metode pengkondisian Pavlovian, yaitu memberi hadiah makanan lalu memperkenalkan bau tertentu.
Setelah prosedur diulang empat kali, lebih dari 60% nyamuk mencoba memberi makan ketika hanya ada bau DEET. Dalam uji lain, nyamuk yang dilatih malah tertarik pada tangan yang dilapisi DEET, sedangkan nyamuk yang tidak dilatih menghindar.
Para peneliti tidak menyarankan menghentikan penggunaan DEET. Mereka menekankan pentingnya mengoles ulang dan menyebut pakaian yang diberi perlakuan mungkin kurang dapat diandalkan saat konsentrasi DEET menurun.
Kata-kata sulit
- mengaitkan — menghubungkan sesuatu satu sama lain
- pengkondisian — latihan belajar dengan hadiah dan sinyalpengkondisian Pavlovian
- mengoles ulang — mengaplikasikan obat lagi ke kulit atau pakaian
- konsentrasi — jumlah zat aktif dalam suatu campuran
- perlakuan — proses memberi bahan khusus pada benda
- menghindar — menjauhi atau tidak mendekati sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu akan tetap memakai DEET saat ada nyamuk? Mengapa?
- Bagaimana menurutmu pakaian yang diberi perlakuan berbeda dengan mengoles DEET?
- Pernahkah kamu melihat orang mengoles ulang obat nyamuk? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
AI Baru untuk Mendeteksi dan Memantau Tuberkulosis
Para peneliti menampilkan beberapa alat kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan memantau TB pada Union World Conference on Lung Health di Kopenhagen (18-21 November). Alat ini menjanjikan akses lebih cepat dan murah, tetapi butuh validasi lebih lanjut.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.