LingVo.club
📖+20 XP
🎧+15 XP
+25 XP
Nyamuk Bisa Belajar Bau DEET (Level A2) — a close up of a mosquito on a human's skin

Nyamuk Bisa Belajar Bau DEETCEFR A2

31 Mei 2026

Diadaptasi dari Tom Soladay - Virginia Tech, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
91 kata

Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk Aedes aegypti dapat belajar mengaitkan bau DEET dengan makanan. Para ilmuwan melatih nyamuk dengan metode pengkondisian Pavlovian, yaitu memberi hadiah makanan lalu memperkenalkan bau tertentu.

Setelah prosedur diulang empat kali, lebih dari 60% nyamuk mencoba memberi makan ketika hanya ada bau DEET. Dalam uji lain, nyamuk yang dilatih malah tertarik pada tangan yang dilapisi DEET, sedangkan nyamuk yang tidak dilatih menghindar.

Para peneliti tidak menyarankan menghentikan penggunaan DEET. Mereka menekankan pentingnya mengoles ulang dan menyebut pakaian yang diberi perlakuan mungkin kurang dapat diandalkan saat konsentrasi DEET menurun.

Kata-kata sulit

  • mengaitkanmenghubungkan sesuatu satu sama lain
  • pengkondisianlatihan belajar dengan hadiah dan sinyal
    pengkondisian Pavlovian
  • mengoles ulangmengaplikasikan obat lagi ke kulit atau pakaian
  • konsentrasijumlah zat aktif dalam suatu campuran
  • perlakuanproses memberi bahan khusus pada benda
  • menghindarmenjauhi atau tidak mendekati sesuatu

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apakah kamu akan tetap memakai DEET saat ada nyamuk? Mengapa?
  • Bagaimana menurutmu pakaian yang diberi perlakuan berbeda dengan mengoles DEET?
  • Pernahkah kamu melihat orang mengoles ulang obat nyamuk? Ceritakan singkat.

Artikel terkait

Tempat Tinggal dan Risiko Kanker Paru (Level A2)
20 Des 2025

Tempat Tinggal dan Risiko Kanker Paru

Penelitian baru yang dipublikasikan di BMC Public Health menunjukkan bahwa tempat tinggal dapat mempengaruhi risiko kanker paru-paru selain faktor individu seperti merokok. Ringkasan studi tidak memaparkan semua metode atau rekomendasi kebijakan.