Penyakit paru obstruktif kronik (COPD) menyebabkan banyak kematian di seluruh dunia. COPD meliputi kondisi seperti emfisema dan bronkitis kronis. Risiko utama adalah merokok dan polusi udara, termasuk polusi dalam ruangan dari memasak dengan kayu atau biomassa.
Sebagian besar kematian terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana kapasitas diagnosis terbatas dan perawatan spesialis jarang. Inhaler kombinasi yang direkomendasikan sering tidak tersedia atau tidak terjangkau. Pengurangan bantuan luar negeri juga membuat klinik tutup dan layanan terganggu. Para ahli mendorong pelatihan dokter perawatan primer, kebijakan retensi tenaga kesehatan, serta pengendalian tembakau dan perbaikan kualitas udara untuk pencegahan.
Kata-kata sulit
- obstruktif — menyebabkan penghalangan aliran udara di paru-paru
- kronik — berlangsung lama atau berulang dalam waktu panjangkronis
- emfisema — penyakit paru dengan kerusakan kantung udara
- polusi — kondisi udara tercemar oleh bahan berbahayapolusi udara, polusi dalam ruangan
- biomassa — bahan organik seperti kayu untuk bahan bakar
- retensi — usaha menjaga tenaga kerja agar tetap di tempat kerja
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah ada orang di rumah Anda yang merokok?
- Pernahkah Anda melihat polusi udara di lingkungan Anda? Di mana?
- Menurut Anda, apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kualitas udara dalam rumah?
Artikel terkait
Internet Kurangi Kesepian pada Perawat Lansia
Penelitian di JMIR Aging menemukan bahwa penggunaan internet yang lebih sering berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah pada perawat informal usia lanjut. Studi menganalisis 3,957 peserta dari California Health Interview Survey 2019-2020.
Dukungan Sosial pada Masa Kecil Kurangi Risiko Kematian Dini Remaja
Penelitian menemukan dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang mengalami masalah keluarga atau kekerasan di komunitas. Studi ini mencontoh pengalaman masa kecil merugikan dan menyarankan langkah praktis bagi keluarga dan sekolah.
Usap Hidung Dapat Mendeteksi Alzheimer Lebih Awal
Studi yang dipublikasikan di Nature Communications menemukan bahwa usap hidung sederhana bisa mendeteksi perubahan biologis awal terkait Alzheimer sebelum gangguan memori muncul. Metode ini mengambil sel saraf dan sel kekebalan dari rongga hidung.
Ilmuwan Afrika Selatan Kembangkan Biosensor untuk Deteksi Dini
Di Pertemuan Nobel Laureate Lindau, ilmuwan Jaymi Leigh January memaparkan biosensor generasi berikutnya yang memakai nanoteknologi untuk mendeteksi biomarker penyakit seperti TB, kanker, dan virus. Ia ingin alat ini menjadi portabel dan terjangkau untuk klinik lokal.