Peneliti melaporkan bahwa terhubung melalui internet dapat membantu perawat lansia merasa kurang kesepian dan mengelola stres perawatan. Hasil ini dimuat di jurnal JMIR Aging dan fokus pada perawat informal yang tidak menerima bayaran di Amerika Serikat.
Studi memakai data dari California Health Interview Survey 2019-2020. Mereka memilih 3,957 peserta berusia 65 tahun ke atas. Di Amerika Serikat ada 59 juta orang yang merawat keluarga atau teman. Sekitar 12% dari perawat lansia ini mengatakan mereka mengalami masalah fisik atau mental karena tugas perawatan.
Peneliti menemukan penggunaan internet yang lebih sering berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah. Namun penelitian hanya mencatat seberapa sering perawat online, bukan aktivitas yang mereka lakukan. Para peneliti menyarankan perawat lanjut usia memakai internet untuk tetap berhubungan dan mencari dukungan.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian atau studi
- perawat informal — orang yang merawat tanpa mendapat bayaran resmi
- perawat lansia — orang yang merawat orang tua atau lanjut usia
- kesepian — perasaan sendiri dan ingin ada teman atau hubungan
- mengelola — mengatur atau memikirkan cara menghadapi sesuatu
- stres — tekanan mental atau perasaan tidak nyaman
- dukungan — bantuan atau sokongan dari orang lain
- menerima bayaran — mendapat uang sebagai imbalan pekerjaan atau jasa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda internet membantu perawat lansia tetap berhubungan dengan orang lain? Mengapa?
- Apakah Anda pernah membantu merawat anggota keluarga? Bagaimana Anda mengatasi stres?
Artikel terkait
Sensor Rumah dan AI Pantau Perubahan Kesehatan pada Pasien ALS
Tim di University of Missouri menguji sistem yang menggabungkan sensor rumah dan kecerdasan buatan untuk melacak perubahan fungsi sehari-hari pada pasien ALS. Tujuannya mendeteksi masalah lebih awal dan membantu tindakan klinis cepat.
Tinggal di Kota Terkait Risiko Stroke Lebih Rendah
Penelitian di AS mengikuti lebih dari 25.000 orang dewasa dan menemukan risiko stroke pertama 2,5% lebih rendah di daerah dengan pembangunan lebih tinggi. Studi memakai data REGARDS dan data satelit untuk mengukur intensitas pembangunan sekitar hunian.