Studi Monitoring the Future dari Institute for Social Research, University of Michigan, melaporkan bahwa selama lima tahun berturut-turut penggunaan sebagian besar zat oleh remaja tetap mendekati titik terendah yang tercatat pada 2021. Survei tahunan ini didukung oleh National Institutes of Health dan menanyakan siswa kelas delapan, 10, dan 12 tentang penggunaan zat dalam 30 hari, 12 bulan, dan seumur hidup, serta persepsi bahaya dan ketersediaan.
Pada 2025, mayoritas siswa melaporkan tidak menggunakan ganja, alkohol, atau nikotin dalam 30 hari terakhir: persentase abstinensi tertinggi pada jenjang yang lebih rendah dan menurun pada jenjang yang lebih tinggi. Persentase penggunaan alkohol, ganja, vaping nikotin, kantong nikotin, dan minuman energi dicatat untuk tiap jenjang. Penyelidik juga menemukan kenaikan kecil namun signifikan pada penggunaan heroin dan kokain dibanding 2024.
Para peneliti mengatakan penurunan besar antara 2020 dan 2021 sebagian besar berkaitan dengan gangguan akibat pandemi pada ketersediaan obat dan kehidupan sosial remaja. Mereka menegaskan perlunya pemantauan berkelanjutan untuk mendukung pilihan sehat dan menargetkan intervensi bila diperlukan.
Kata-kata sulit
- berturut-turut — terjadi satu setelah yang lain tanpa berhenti
- abstinensi — keadaan tidak memakai atau menjauhi zat berbahaya
- ketersediaan — seberapa mudah suatu barang atau layanan diperoleh
- persepsi — cara seseorang melihat atau menilai sesuatu
- pemantauan — melakukan pengawasan atau pengecekan secara teratur
- intervensi — tindakan untuk mengubah atau memperbaiki situasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Langkah apa yang menurut Anda penting untuk mendukung pilihan sehat remaja berdasarkan temuan studi ini? Jelaskan singkat.
- Bagaimana gangguan pada ketersediaan obat dan kehidupan sosial selama pandemi bisa mengubah kebiasaan remaja? Berikan satu atau dua contoh.
- Apakah pemantauan berkelanjutan penting untuk masalah penggunaan zat di kalangan remaja? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
RSV dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang
Penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang dirawat karena RSV sering mengalami keluhan berbulan-bulan setelah keluar rumah sakit, termasuk sesak napas dan kesulitan aktivitas. Studi menekankan pencegahan melalui vaksinasi dan kebutuhan perawatan lanjutan.
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.
Lenacapavir: Suntikan Pencegah HIV Dua Kali Setahun
Lenacapavir adalah suntikan pencegah HIV yang akan tersedia di 120 negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan biaya US$40 per tahun. Distribusi direncanakan mulai 2027, namun ada kekhawatiran soal negara yang dikecualikan dan pendanaan.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.