Penelitian dari Boston University menyurvei hampir 350 mahasiswa tentang kebiasaan bermain dan perasaan mereka sebelum, selama, dan setelah bermain. Peneliti menanyakan alasan orang memainkan game dan bagaimana perasaan mereka setelah bermain.
Lebih dari separuh responden mengatakan mereka menggunakan video game untuk mengatasi stres. Responden memainkan game pemain tunggal dan multipemain untuk tujuan ini. Jenis game yang sering dipakai termasuk strategi giliran, penembak orang pertama, dan permainan peran. Studi ini juga melihat permainan di komputer, konsol, dan ponsel.
Kata-kata sulit
- menyurvei — mengumpulkan jawaban orang dengan pertanyaan
- kebiasaan — cara melakukan sesuatu secara rutin atau biasa
- responden — orang yang menjawab pertanyaan dalam sebuah survei
- mengatasi — menyelesaikan atau mengurangi masalah atau tekanan
- pemain tunggal — permainan untuk satu orang pemain di satu waktu
- penembak orang pertama — jenis permainan dengan perspektif mata pemain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah memainkan game untuk mengatasi stres? Mengapa atau mengapa tidak?
- Kamu lebih suka bermain pemain tunggal atau multipemain? Jelaskan satu alasan.
- Di perangkat apa kamu biasanya bermain game? Ceritakan singkat pengalamanmu.
Artikel terkait
AI dan Foto Warga Temukan Nyamuk Anopheles stephensi di Madagaskar
Peneliti menggunakan kecerdasan buatan dan foto dari warga untuk mengidentifikasi apa yang mereka anggap sebagai deteksi pertama Anopheles stephensi di Madagaskar. Foto close-up diambil pada 2020 dan ditemukan kembali dua tahun kemudian.
Penglihatan dan Bahaya Rumah Tingkatkan Risiko Jatuh pada Orang Tua
Sebuah studi menemukan gabungan kehilangan penglihatan dan bahaya di rumah secara signifikan meningkatkan risiko jatuh pada orang tua. Peneliti menekankan perawatan penglihatan dan modifikasi rumah untuk mencegah jatuh.
Pelanggan Kasar Memicu Stres dan Ganggu Tidur Pekerja
Sebuah studi menemukan pekerja layanan yang menghadapi pelanggan tidak sopan sering menyembunyikan emosi lalu melakukan balasan diam. Perilaku itu memicu pemikiran berulang dan gangguan tidur, sehingga berdampak pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari.