Penelitian dari Boston University menyurvei hampir 350 mahasiswa tentang kebiasaan bermain dan perasaan mereka sebelum, selama, dan setelah bermain. Peneliti menanyakan alasan orang memainkan game dan bagaimana perasaan mereka setelah bermain.
Lebih dari separuh responden mengatakan mereka menggunakan video game untuk mengatasi stres. Responden memainkan game pemain tunggal dan multipemain untuk tujuan ini. Jenis game yang sering dipakai termasuk strategi giliran, penembak orang pertama, dan permainan peran. Studi ini juga melihat permainan di komputer, konsol, dan ponsel.
Kata-kata sulit
- menyurvei — mengumpulkan jawaban orang dengan pertanyaan
- kebiasaan — cara melakukan sesuatu secara rutin atau biasa
- responden — orang yang menjawab pertanyaan dalam sebuah survei
- mengatasi — menyelesaikan atau mengurangi masalah atau tekanan
- pemain tunggal — permainan untuk satu orang pemain di satu waktu
- penembak orang pertama — jenis permainan dengan perspektif mata pemain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah memainkan game untuk mengatasi stres? Mengapa atau mengapa tidak?
- Kamu lebih suka bermain pemain tunggal atau multipemain? Jelaskan satu alasan.
- Di perangkat apa kamu biasanya bermain game? Ceritakan singkat pengalamanmu.
Artikel terkait
AI Baru untuk Mendeteksi dan Memantau Tuberkulosis
Para peneliti menampilkan beberapa alat kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan memantau TB pada Union World Conference on Lung Health di Kopenhagen (18-21 November). Alat ini menjanjikan akses lebih cepat dan murah, tetapi butuh validasi lebih lanjut.
Mengapa nyeri kronis lebih lama pada wanita
Penelitian menemukan perbedaan pada sel imun bernama monosit yang membuat molekul pereda nyeri (IL-10). Monosit penghasil IL-10 lebih aktif pada pria, terkait hormon seks seperti testosteron, dan ini bisa menjelaskan nyeri yang berlangsung lama pada wanita.
Lenacapavir: Suntikan Pencegah HIV Dua Kali Setahun
Lenacapavir adalah suntikan pencegah HIV yang akan tersedia di 120 negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan biaya US$40 per tahun. Distribusi direncanakan mulai 2027, namun ada kekhawatiran soal negara yang dikecualikan dan pendanaan.