- Penyakit Parkinson sering diobati dengan levodopa.
- Saat penyakit lebih parah, pasien mendapat obat tambahan.
- Satu kelompok obat itu disebut COMT-Is.
- COMT-Is dimaksudkan meningkatkan kerja levodopa di otak.
- Namun sebuah penelitian baru menemukan efek tak terduga.
- COMT-Is dapat membunuh beberapa bakteri di usus.
- Bakteri lain lalu tumbuh lebih banyak di usus.
- Perubahan bakteri itu bisa membuat levodopa kurang efektif.
- Studi ini dilakukan oleh peneliti dari Yale.
- Peneliti menyarankan memeriksa hubungan obat dan mikrobioma.
Kata-kata sulit
- levodopa — obat untuk mengurangi gejala penyakit Parkinson
- mikrobioma — kumpulan mikroorganisme yang hidup di tubuh atau usus
- bakteri — organisme kecil yang hidup di tubuh dan lingkungan
- membunuh — menghentikan hidup organisme atau sel
- meningkatkan — membuat sesuatu bekerja lebih baik atau kuat
- penelitian — studi atau pemeriksaan untuk mendapatkan informasi baru
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah minum obat resep?
- Apakah kamu peduli dengan kesehatan ususmu?
Artikel terkait
CPHIA 2025 di Durban: Kemandirian Kesehatan Afrika
Konferensi CPHIA 2025 berkumpul di Durban untuk membahas kemandirian kesehatan Afrika, termasuk rencana manufaktur vaksin yang dipimpin Africa CDC dan isu tekanan pendanaan. Pertemuan berlangsung sebelum pertemuan Menteri Kesehatan G20.
Sel T di amandel berbeda dari sel di darah
Penelitian menemukan bahwa sel T di amandel memiliki perbedaan penting dibanding sel T dalam darah. Tim peneliti menganalisis jutaan sel dari donor berbagai usia dan merekomendasikan memperhatikan lokasi jaringan saat menilai vaksin dan terapi.
Studi: Glukometer Murah Bisa Deteksi Hipoglikemia Neonatal
Sebuah studi yang dipimpin Rice360 menguji 11 glukometer portabel untuk melihat apakah alat murah yang biasa dipakai dewasa bisa mengukur gula darah bayi baru lahir dengan benar. Hasil menunjukkan beberapa alat murah andal, sementara yang lain tidak.
Tes darah baru untuk menilai pengobatan glioblastoma
Peneliti mengembangkan tes darah yang mendeteksi partikel tumor setelah membuka sawar darah-otak. Metode ini menggunakan perangkat ultrasound dan alat bernama GlioExoChip untuk mengubah sampel darah menjadi biopsi cair dan menilai respons pengobatan.