Penelitian menunjukkan banyak resolusi Tahun Baru runtuh dalam beberapa minggu. Tracey Musarra Marchese, profesor praktik di bidang kerja sosial di School of Education, Syracuse University, memberikan saran praktis untuk mengubah resolusi ambisius menjadi kebiasaan yang bertahan.
Menurut Marchese, akar masalah sering berupa harapan yang tidak realistis. Ia merekomendasikan memusatkan perhatian pada satu langkah kecil pertama, bukan hasil akhir besar. Misalnya, alih-alih memikirkan kehilangan 30 pounds sebagai tujuan tunggal, fokuskan pada tindakan awal yang nyata. Memecah tujuan besar menjadi bagian-bagian kecil menciptakan momentum, yang pada gilirannya membangun kepercayaan diri dan mempermudah kelanjutan usaha.
Marchese juga menyoroti peran dukungan dan akuntabilitas. Penelitian yang dikutipnya menunjukkan akuntabilitas meningkatkan keberhasilan karena memberi dorongan dan pemeriksaan berkala; ia menekankan akuntabilitas sebagai sumber dukungan, bukan hukuman. Selain itu, belas kasih pada diri sendiri penting untuk melawan perfeksionisme. Melewatkan satu kegiatan bukan akhir dari proses; orang dianjurkan memberi kelonggaran, menyesuaikan rencana bila perlu, dan menganggap setiap hari sebagai kesempatan baru.
Untuk memudahkan perubahan, Marchese menyarankan merumuskan tujuan sebagai penambahan positif, misalnya menambah hobi atau aktivitas pereda stres, bukan hanya menghentikan kebiasaan seperti merokok. Mulailah sekarang dengan langkah kecil, bangun kebiasaan, dan rayakan kemajuan. "Setiap hari adalah kesempatan baru," kata Tracy. Sumber: Syracuse University.
- Mulai dengan langkah kecil dan jelas.
- Rayakan kemajuan kecil secara teratur.
- Cari dukungan untuk akuntabilitas positif.
- Beri diri kelonggaran saat terjadi kesalahan.
Kata-kata sulit
- resolusi — keputusan atau tujuan yang dibuat untuk perubahan
- momentum — dorongan atau kemajuan berkelanjutan dalam suatu proses
- akuntabilitas — tanggung jawab untuk menjelaskan kemajuan atau tindakan
- belas kasih — sikap pemaaf dan pengertian terhadap diri sendiri
- perfeksionisme — kecenderungan menuntut kesempurnaan yang berlebihan
- kelonggaran — pemberian toleransi atau ruang saat terjadi kesalahan
- merumuskan — menyusun atau menjelaskan tujuan secara jelas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pikirkan tujuan pribadi Anda. Bagaimana Anda bisa memecahnya menjadi langkah kecil seperti disarankan artikel?
- Siapa di sekitar Anda yang bisa memberi akuntabilitas positif, dan bagaimana mereka bisa membantu?
- Bagaimana belas kasih pada diri sendiri dapat mengubah cara Anda mencoba mencapai tujuan?
Artikel terkait
Pembatasan Kalori Ubah Protein Otot dan Tingkatkan Respons Insulin
Penelitian pada tikus usia 24 bulan menunjukkan pembatasan kalori 35% selama delapan minggu mengubah fosforilasi protein otot dan meningkatkan penyerapan glukosa yang dipicu insulin, dengan respons molekuler berbeda antara jantan dan betina.
Perbaikan Rumah Kurangi Serangan Asma pada Orang Dewasa di Texas
Studi di Texas menemukan bahwa memperbaiki kondisi rumah dapat mengurangi serangan asma dan gangguan lain pada orang dewasa. Penelitian menunjukkan pemicu rumah tangga seperti ketiadaan kipas dan kebiasaan merokok berperan besar.
Studi Genetika: Banyak Korban Bunuh Diri Tanpa Depresi
Penelitian genetika University of Utah menunjukkan banyak orang yang meninggal karena bunuh diri tidak memiliki depresi atau riwayat psikiatri. Peneliti menganalisis data anonim lebih dari 2.700 kasus untuk menemukan perbedaan risiko genetik.
Studi: Ketidakamanan Energi Tingkatkan Kecemasan dan Depresi di AS
Sebuah studi oleh Michelle Graff dari Georgia Tech yang diterbitkan di JAMA Network Open menemukan ketidakamanan energi terkait gejala kecemasan dan depresi pada rumah tangga AS. Peneliti menyarankan penyaringan ketidakamanan energi oleh layanan kesehatan.
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.