Penelitian dari University of Utah melihat data genetika anonim lebih dari 2.700 orang yang meninggal karena bunuh diri. Peneliti membandingkan orang yang pernah mencoba bunuh diri atau berpikir tentang itu dengan mereka yang tidak punya riwayat.
Hasil menunjukkan banyak orang yang meninggal tidak mempunyai diagnosis psikiatri yang dikenal. Kelompok tanpa riwayat itu juga memiliki lebih sedikit faktor risiko genetik untuk beberapa kondisi psikiatri. Temuan ini dipublikasikan di JAMA Network Open dan menandakan skrining depresi saja mungkin tidak menemukan semua orang yang berisiko.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi atau kerja ilmiah untuk mencari fakta
- genetika — ilmu tentang cara sifat diwariskan
- anonim — identitas orang tidak diketahui oleh publik
- diagnosis — penentuan penyakit atau keadaan oleh dokter
- psikiatri — cabang kedokteran yang mempelajari kesehatan mental
- skrining — pemeriksaan awal untuk menemukan masalah kesehatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, kenapa beberapa orang yang meninggal tidak punya diagnosis psikiatri?
- Bagaimana menurut Anda pemeriksaan lain selain skrining depresi bisa membantu menemukan orang berisiko?
- Apa peran keluarga atau teman dalam mengenali tanda orang yang berisiko?
Artikel terkait
Waktu Hari Memengaruhi Efek Kemoterapi pada Glioblastoma
Penelitian menemukan waktu hari memengaruhi respons glioblastoma terhadap kemoterapi temozolomide. Aktivitas enzim MGMT berubah sepanjang hari, dan waktu biopsi juga dapat memengaruhi penilaian metilasi tumor. Temuan ini mendorong penelitian klinis lanjut pada kronomedisin.
Kebakaran Los Angeles Januari 2025 dan Lonjakan Kunjungan Kesehatan Virtual
Penelitian menunjukkan kebakaran hutan di Los Angeles pada Januari 2025 menurunkan kualitas udara dan meningkatkan kunjungan kesehatan virtual, terutama untuk masalah pernapasan dan kardiovaskular. Data berasal dari 3,7 juta anggota Kaiser Permanente.
Dua faktor risiko demensia: gen dan kerusakan pembuluh darah
Penelitian memeriksa apakah gabungan varian gen APOE ε4 dan tanda kerusakan pembuluh darah di otak (WMH) meningkatkan risiko demensia. Hasil menunjukkan efek kedua faktor bersifat aditif dan kesehatan vaskular dapat dikendalikan.