- Sebuah studi menemukan video game dapat membantu mengatasi stres sehari-hari.
- Penelitian ini melihat kebiasaan bermain mahasiswa sarjana dan pascasarjana.
- Banyak orang memakai game untuk menenangkan diri setelah hari sulit.
- Game juga membantu mengatur emosi dan perasaan positif.
- Ada berbagai jenis game yang populer di kalangan pemain.
- Peneliti melihat permainan komputer, konsol, dan perangkat genggam.
- Bermain untuk cerita atau interaksi sosial sering memberi perasaan lebih baik.
- Hasilnya berbeda menurut tujuan pemain dan jenis permainan yang dipilih.
Kata-kata sulit
- mengatasi — menghadapi dan mengurangi masalah atau kesulitan
- kebiasaan — perbuatan yang sering dilakukan setiap hari
- menenangkan diri — membuat tubuh dan pikiran lebih tenang
- emosi — perasaan seperti senang atau sedih
- pascasarjana — program studi yang ditempuh setelah sarjana
- perangkat genggam — alat elektronik yang bisa dipegang saat dipakai
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu memakai game untuk menenangkan diri?
- Game apa yang paling kamu suka?
- Kamu lebih suka bermain untuk cerita atau untuk interaksi sosial?
Artikel terkait
Pil KB Kombinasi dan Perubahan Pola Makan
Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open menemukan hubungan antara pil kontrasepsi oral kombinasi monophasik dan peningkatan makan berlebihan yang terkait emosi. Peneliti mengamati pola makan wanita setiap hari selama beberapa minggu.
AI dapat memperkirakan risiko ADHD dari catatan kesehatan anak
Peneliti menemukan kecerdasan buatan bisa memakai catatan kesehatan elektronik untuk memperkirakan risiko anak mengembangkan ADHD beberapa tahun sebelum diagnosis biasa. Identifikasi dini dapat mempercepat dukungan yang membantu hasil jangka panjang.
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.