Para peneliti memindai genom hampir 200 tikus dari beberapa garis keturunan untuk mencari pengaruh gen terhadap perhatian. Mereka menemukan bahwa tikus yang lebih fokus memiliki kadar gen Homer1 lebih rendah di bagian otak yang mengatur perhatian.
Penelitian lebih lanjut menunjukkan efek itu berasal dari dua versi pendek gen. Mengurangi kedua versi itu pada tikus muda membuat mereka lebih cepat dan lebih fokus dalam tes. Perubahan yang sama pada tikus dewasa tidak memberi efek. Temuan ini terbit di Nature Neuroscience dan dipimpin oleh seorang peneliti dari Rockefeller University.
Kata-kata sulit
- memindai — memeriksa bagian demi bagian secara sistematis
- genom — seluruh materi genetik dalam sel
- garis keturunan — kelompok hewan atau orang dari satu keluarga
- kadar — jumlah atau tingkat sesuatu dalam tubuh
- mengatur — mengendalikan atau menentukan cara kerja sesuatu
- mengurangi — membuat jumlah atau tingkat menjadi lebih kecil
- temuan — hasil penelitian atau penemuan baru
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu peneliti memakai tikus dari beberapa garis keturunan?
- Apa perbedaan efek pengurangan gen pada tikus muda dan tikus dewasa menurut teks?
- Bagaimana menurutmu temuan ini bisa membantu penelitian di masa depan?
Artikel terkait
Pengalaman Positif Paling Berarti bagi Remaja dan Dewasa Muda
Studi Universitas Zurich menemukan pengalaman sehari-hari yang positif paling bermakna bagi remaja dan orang dewasa muda. Peneliti menganalisis jawaban terbuka peserta dan merekomendasikan perhatian pada hubungan stabil dan pengalaman positif.
Isyarat Tangan Pesepeda Sulit Dipahami Pengemudi
Penelitian dari Rice University menunjukkan pengemudi sangat mengandalkan isyarat lengan pesepeda, tetapi beberapa gerakan sulit dipahami. Studi menyoroti penurunan akurasi saat pengemudi terganggu dan menyarankan pendidikan serta isyarat yang lebih jelas.
Locus coeruleus membantu otak ganti strategi
Peneliti di University of California, Riverside menemukan bagian kecil di batang otak, locus coeruleus (LC), yang membantu otak melepaskan aturan lama dan mengadopsi aturan baru. Penelitian ini pakai tugas pada tikus dan rekaman aktivitas otak.
Protein TPPP3 dan resistensi kemoterapi pada kanker ovarium
Peneliti menemukan bahwa protein TPPP3 membantu beberapa sel kanker ovarium menjadi kebal terhadap kemoterapi. Menghilangkan TPPP3 di laboratorium mengembalikan efektivitas obat dan membuka jalan untuk obat baru dan biomarker.