Para peneliti membandingkan otak coyote dengan tiga spesies anjing laut: California sea lion, harbor seal, dan northern elephant seal. Mereka menggunakan pencitraan resonansi magnetik difusi pada otak postmortem untuk memetakan jalur saraf yang terkait dengan kontrol vokal.
Hasil menunjukkan perbedaan penting. Pada coyote, jalur dari mid-brain menuju batang otak menggerakkan otot vokal. Pada anjing laut ada jalur langsung dari korteks motor vokal ke batang otak yang melewati mid-brain. Harbor seal dan northern elephant seal juga memperlihatkan koneksi auditori-vokal yang kuat, pola yang mungkin membantu kemampuan meniru suara.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi ilmiah
- pencitraan — cara membuat gambar bagian dalam tubuh
- jalur — rute atau sambungan antara bagian otak
- korteks — lapisan luar otak yang mengatur gerak dan suarakorteks motor vokal
- batang otak — bagian bawah otak yang menghubungkan ke tulang belakang
- meniru — membuat suara seperti suara lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mendengar binatang meniru suara? Binatang apa dan suara seperti apa?
- Mengapa menurutmu koneksi antara pendengaran dan kontrol suara penting untuk meniru suara?
- Apakah kamu setuju peneliti harus mempelajari otak postmortem untuk memahami kontrol vokal? Mengapa?
Artikel terkait
Pemimpin Sains Afrika Mendesak Investasi untuk Inovasi Medis
Para pemimpin sains Afrika menyerukan pembangunan dan pembiayaan inovasi medis di benua itu untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi ketergantungan pada dana internasional yang tidak pasti. Mereka juga merekomendasikan reformasi kebijakan dan investasi nasional untuk riset dan pengembangan.
Molekul Baru Menyimpan Energi Surya untuk Panas Malam
Para peneliti UC Santa Barbara mengembangkan molekul organik bernama pyrimidone yang menangkap cahaya matahari, menyimpan energi dalam ikatan kimia, dan melepaskannya sebagai panas saat diperlukan. Material ini larut dalam air dan dapat dipompa melalui kolektor surya.
Tes darah baru untuk menilai pengobatan glioblastoma
Peneliti mengembangkan tes darah yang mendeteksi partikel tumor setelah membuka sawar darah-otak. Metode ini menggunakan perangkat ultrasound dan alat bernama GlioExoChip untuk mengubah sampel darah menjadi biopsi cair dan menilai respons pengobatan.