- Para ahli menemukan cara baru menyimpan energi di laboratorium.
- Matahari digunakan untuk mengisi molekul khusus pada siang hari.
- Molekul itu berubah bentuk saat terkena cahaya.
- Energi disimpan dalam ikatan kimia molekul yang kuat.
- Energi dilepaskan sebagai panas bila dipicu.
- Material larut dalam air dan bisa dipompa melalui pipa.
- Bisa dipakai untuk memanaskan air di malam hari.
- Penemuan ini membantu penyimpanan energi terbarukan.
- Molekul bisa digunakan berulang kali.
- Penelitian dilakukan oleh tim ilmuwan di universitas.
Kata-kata sulit
- molekul — Partikel kecil yang menyusun zat
- ikatan — Hubungan kuat antara atom dalam molekul
- larut — Bisa bercampur dan hilang dalam air
- terbarukan — Sumber energi yang bisa dipakai lagi terus
- penelitian — Kegiatan mempelajari sesuatu untuk dapat pengetahuan
- laboratorium — Tempat untuk melakukan eksperimen dan pengujian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu memakai air hangat di malam hari?
- Apakah kamu ingin energi yang bisa digunakan berulang kali?
Artikel terkait
Bagaimana Amazon molly tetap sehat tanpa pejantan
Peneliti University of Missouri menemukan bahwa Amazon molly, ikan yang berkembang biak dengan mengkloning, tetap sehat secara genetik meski sudah hidup lama. Mereka menyimpulkan konversi gen mungkin memperbaiki DNA dan mencegah kerusakan genetik.
Musim Dingin Hangat dan Kuncup Dini pada Tumbuhan di Washington
Desember lalu tercatat sangat hangat di negara bagian Washington, dan musim dingin tetap relatif hangat sehingga banyak tumbuhan menunjukkan kuncup lebih awal. Seorang profesor biologi membahas bagaimana gen tumbuhan memantau perubahan musim, namun tidak ada kesimpulan tegas.
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.