Peneliti di UC Santa Barbara melaporkan molekul baru bernama pyrimidone. Molekul ini menangkap cahaya matahari dan menyimpan energi dalam ikatan kimia. Energi itu dapat disimpan untuk waktu lama dan dilepaskan saat diperlukan.
Molekul berubah bentuk ketika terkena cahaya, seperti pegas yang terpelintir. Bentuk tegang itu tetap terkunci sampai ada pemicu kecil, misalnya sedikit panas atau katalis, lalu melepaskan panas.
Material ini larut dalam air sehingga bisa dipompa lewat kolektor surya di atap dan disimpan dalam tangki. Aplikasi yang mungkin termasuk pemanas di luar jaringan untuk berkemah dan pemanasan air rumah tangga.
Kata-kata sulit
- molekul — partikel sangat kecil penyusun zat
- ikatan — hubungan antara atom dalam suatu zat
- menangkap — mengambil cahaya agar energi tersimpan
- menyimpan — menaruh sesuatu untuk dipakai nantidisimpan
- terpelintir — berubah bentuk menjadi tegang dan melingkar
- pemicu — sesuatu kecil yang memulai reaksi atau perubahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah menggunakan pemanas saat berkemah? Ceritakan singkat.
- Apakah menurutmu menyimpan energi dalam tangki air ide yang baik? Mengapa atau mengapa tidak?
- Di rumahmu, apakah kamu ingin menggunakan pemanas ini untuk pemanasan air? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Jeda Singkat di Media Sosial untuk Kurangi Misinformasi
Peneliti dari University of Copenhagen meneliti cara sederhana untuk memperlambat penyebaran misinformasi di media sosial. Mereka menemukan bahwa menambah jeda kecil dan elemen pembelajaran dapat mengurangi pembagian impulsif dan meningkatkan kualitas unggahan yang dibagikan.
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.