Makalah yang dipublikasikan di jurnal Science menjelaskan molekul organik yang dimodifikasi bernama pyrimidone. Desain ini mengembangkan konsep penyimpanan energi termal surya molekuler (MOST) dan terinspirasi oleh komponen DNA yang berubah bentuk di bawah sinar UV.
Tim yang dipimpin oleh Profesor Madya Grace Han merekayasa versi sintetis yang mengalami perubahan struktur reversibel. Mahasiswa doktoral Han Nguyen mengatakan mereka membuat molekul lebih ringkas dengan menghilangkan bagian yang tidak perlu. Kelompok itu bekerja dengan Ken Houk di UCLA menggunakan pemodelan komputasi untuk menjelaskan mengapa molekul dapat menyimpan energi dan tetap stabil selama bertahun-tahun tanpa kehilangan energi.
Mekanismenya mirip pegas terpelintir: cahaya membuat molekul menjadi tegang dan berenergi tinggi, lalu panas dilepaskan saat ada pemicu seperti sedikit panas atau katalis. Kepadatan energi molekul ini lebih dari 1.6 megajoule per kilogram, dibanding baterai lithium-ion sekitar 0.9 MJ/kg. Dalam eksperimen, panas yang dilepaskan cukup kuat untuk merebus air, sebuah tonggak penting bagi penelitian MOST.
Material yang larut dalam air bisa dipompa melalui kolektor surya di atap untuk diisi pada siang hari dan disimpan dalam tangki untuk menyediakan panas pada malam hari. Aplikasi potensial termasuk pemanas mandiri untuk kegiatan berkemah dan pemanasan air rumah tangga.
Kata-kata sulit
- memodifikasi — membuat perubahan pada suatu strukturdimodifikasi
- molekul — bagian kecil yang membentuk zat
- penyimpanan — proses menaruh energi untuk dipakai nanti
- reversibel — dapat kembali ke bentuk semula
- pemodelan — pembuatan model untuk menjelaskan sesuatu
- kepadatan — jumlah energi per satuan massa
- katalis — zat yang mempercepat reaksi kimia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu tertarik menggunakan pemanas portabel berbasis molekul ini saat berkemah? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bagaimana menurutmu sistem menyimpan cairan yang diisi siang hari dan dipakai malam hari akan bekerja di rumah kamu?
- Sebutkan kekhawatiran atau tantangan yang mungkin muncul sebelum teknologi ini digunakan luas.
Artikel terkait
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.
Seniman dan Jurnalis Australia Menentang Penggunaan AI atas Karya Mereka
Seniman, jurnalis, dan pekerja kebudayaan Aborigin di Australia meluncurkan kampanye "Stop AI Theft" dan tagar #PayUp. Mereka menuntut hukum yang memberi kontrol, kompensasi, dan transparansi atas penggunaan karya oleh alat AI generatif.
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.