Kelompok seniman, jurnalis, dan pekerja kebudayaan Aborigin meluncurkan kampanye "Stop AI Theft" karena khawatir karya mereka digunakan oleh alat AI generatif tanpa izin. Kampanye ini memakai tagar #PayUp dan meminta pembayaran serta kepastian hukum bagi pencipta.
Laporan Tech Council of Australia Agustus 2025 menyebut bahwa 84 persen pekerja kantor menggunakan AI di tempat kerja, dan bahwa AI bisa menciptakan hingga AUD 115 miliar (lebih dari USD 79 miliar) nilai ekonomi per tahun serta 200.000 pekerjaan pada 2030. Namun para pencipta melaporkan model AI mengumpulkan konten internet tanpa izin dan kadang menghasilkan karya yang hampir identik.
MEAA mengajukan tuntutan di sidang Senat Juli 2024 dengan tuntutan utama: opsi memilih keluar, kompensasi bagi pekerja kreatif dan media, serta aturan transparansi tentang materi pelatihan. Aktivis adat dan jurnalis juga melaporkan penggunaan AI untuk seni Adat palsu dan reproduksi berita tanpa izin. Pemerintah mengumumkan pada Oktober 2025 dukungan untuk perlindungan hak cipta, dan National AI Plan Desember 2025 akan menilai undang-undang terhadap risiko AI.
Kata-kata sulit
- kampanye — kegiatan terorganisir untuk mencapai tujuan tertentu
- generatif — yang membuat konten baru secara otomatis
- pencipta — orang yang membuat karya atau hasil ciptaan
- kompensasi — bayaran atau ganti rugi atas pekerjaan atau kerugian
- transparansi — keterbukaan informasi tentang proses atau data
- materi pelatihan — data atau konten yang dipakai untuk melatih model
- hak cipta — hak hukum atas penggunaan karya seseorang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda perlu aturan khusus untuk penggunaan karya seni oleh alat AI? Jelaskan alasan singkat Anda.
- Bagaimana sebaiknya pencipta dan perusahaan AI menyelesaikan masalah penggunaan karya tanpa izin? Berikan satu atau dua contoh solusi.
Artikel terkait
Studi: Serangan Pribadi di Kongres Tarik Perhatian Media
Penelitian Notre Dame melihat mengapa beberapa anggota Kongres menggunakan serangan pribadi dan apa yang mereka dapatkan. Temuan utama: serangan pribadi menarik liputan media besar tetapi tidak terkait dengan keberhasilan legislatif atau penggalangan dana.