- Acara Oscar diadakan pada 15 Maret.
- Acara itu sekarang menarik lebih sedikit penonton.
- Oscar masih penting untuk karier para aktor.
- Kemenangan atau nominasi sering membuka peluang kerja.
- Film kecil bisa menjadi terkenal lewat Oscar.
- Banyak orang menonton karpet merah dan busana.
- Banyak orang menonton film di rumah dengan nyaman.
- Belum jelas apakah anak muda akan lebih tertarik.
Kata-kata sulit
- nominasi — pilihan resmi untuk memenangkan penghargaan
- karier — pekerjaan dan pengalaman seseorang dalam hidup
- peluang — kesempatan untuk mendapat pekerjaan atau kegiatan
- penonton — orang yang menonton pertunjukan atau film
- karpet merah — tempat selebriti berjalan sebelum acara
- busana — pakaian yang dipakai untuk tampilan khusus
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu suka menonton film di rumah?
- Apakah kamu menonton karpet merah saat acara?
- Pernahkah kamu menonton Oscar?
Artikel terkait
Melihat Ketidakpastian sebagai Peluang
Penelitian ETH Zurich menguji apakah memandang ketidakpastian sebagai peluang mengubah sikap politik. Setelah presentasi singkat, peserta lebih positif terhadap keberagaman, lebih mendukung perubahan sosial, dan lebih kecil kemungkinan memilih AfD.
Kecerdasan Buatan dan Ketimpangan Bahasa Online
Sebuah kajian menemukan banyak model bahasa besar berkinerja lebih baik dalam bahasa Inggris. Akibatnya, penutur bahasa lain sering mendapat keluaran yang kurang akurat atau tidak sesuai. Para ahli mendorong kerja sama dengan komunitas lokal dan validasi data multibahasa.
Indonesia Perketat Aturan Platform Digital
Pemerintah Indonesia memperketat pengaturan platform digital dan menuntut transparansi moderasi konten. Aturan memberi wewenang menghapus konten dan memblokir platform, namun kritik mengatakan ketentuan itu masih kabur dan bisa mengganggu kebebasan berbicara.
Seniman Sahel: Ketahanan dan Kreativitas di Mali, Niger, Burkina Faso
Sebuah film dokumenter oleh Joël Hevi menampilkan para seniman dan pelaku usaha budaya di Mali, Niger, dan Burkina Faso. Film itu menunjukkan kreativitas, ketahanan, dan peran budaya untuk membangun komunitas meski ada risiko keamanan.