LingVo.club
Level
Lanre' Obisesan: Pembuat Film yang Menggunakan Sinema untuk Penyembuhan — Level B1 — man in white button up shirt

Lanre' Obisesan: Pembuat Film yang Menggunakan Sinema untuk PenyembuhanCEFR B1

9 Jun 2025

Level B1 – Menengah
2 mnt
65 kata

Lanre' Obisesan adalah seorang pembuat film Nigeria-Amerika yang awalnya berprofesi sebagai apoteker. Ia beralih ke dunia film untuk mengekspresikan emosi dan penceritaan. Film debutnya, "Dokita Musa", mengisahkan seorang bocah 11 tahun yang ingin menjadi dokter meskipun mengalami kesulitan berbicara.

Film ini tidak hanya bercerita tentang impian si anak, tetapi juga kehidupan orang-orang di sekitarnya. Lanre' ingin menunjukkan ketahanan manusia dalam menghadapi tantangan hidup.

Kata-kata sulit

  • pembuat filmorang yang membuat atau mengarahkan film
  • apotekerorang yang bekerja di apotek dan memberi obat
  • beralihpindah dari satu pekerjaan atau kegiatan ke lain
  • mengekspresikanmenyatakan perasaan atau ide dengan kata atau tindakan
  • penceritaancara atau proses menceritakan suatu cerita atau kisah
  • debutpertama kali tampil atau muncul untuk umum
    debutnya
  • mengisahkanmenceritakan sebuah cerita tentang seseorang atau peristiwa
  • ketahanankemampuan untuk bertahan saat menghadapi kesulitan
  • tantangansesuatu sulit yang harus dihadapi atau diselesaikan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Pernahkah kamu menonton film tentang anak yang menghadapi kesulitan? Ceritakan singkat pengalaman atau kesanmu.
  • Menurutmu, bagaimana film bisa membantu orang memahami ketahanan manusia?
  • Jika kamu membuat film tentang impian, tema apa yang ingin kamu tunjukkan dan mengapa?

Artikel terkait

Penyembuhan leluhur di Karibia — Level B1
8 Des 2025

Penyembuhan leluhur di Karibia

Penyembuhan leluhur meminta masyarakat menghadapi luka sejarah agar orang bisa hidup lebih sehat hari ini. Di Karibia Gilbert Martina menggunakan praktik shamanik, regulasi sistem saraf, dan ajaran leluhur setelah krisis ENNIA.