Lanre' Obisesan: Pembuat Film yang Menggunakan Sinema untuk PenyembuhanCEFR B1
9 Jun 2025
Diadaptasi dari Zita Zage, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Inatimi Nathus, Unsplash
Lanre' Obisesan adalah seorang pembuat film Nigeria-Amerika yang awalnya berprofesi sebagai apoteker. Ia beralih ke dunia film untuk mengekspresikan emosi dan penceritaan. Film debutnya, "Dokita Musa", mengisahkan seorang bocah 11 tahun yang ingin menjadi dokter meskipun mengalami kesulitan berbicara.
Film ini tidak hanya bercerita tentang impian si anak, tetapi juga kehidupan orang-orang di sekitarnya. Lanre' ingin menunjukkan ketahanan manusia dalam menghadapi tantangan hidup.
Kata-kata sulit
- pembuat film — orang yang membuat atau mengarahkan film
- apoteker — orang yang bekerja di apotek dan memberi obat
- beralih — pindah dari satu pekerjaan atau kegiatan ke lain
- mengekspresikan — menyatakan perasaan atau ide dengan kata atau tindakan
- penceritaan — cara atau proses menceritakan suatu cerita atau kisah
- debut — pertama kali tampil atau muncul untuk umumdebutnya
- mengisahkan — menceritakan sebuah cerita tentang seseorang atau peristiwa
- ketahanan — kemampuan untuk bertahan saat menghadapi kesulitan
- tantangan — sesuatu sulit yang harus dihadapi atau diselesaikan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menonton film tentang anak yang menghadapi kesulitan? Ceritakan singkat pengalaman atau kesanmu.
- Menurutmu, bagaimana film bisa membantu orang memahami ketahanan manusia?
- Jika kamu membuat film tentang impian, tema apa yang ingin kamu tunjukkan dan mengapa?
Artikel terkait
Komunitas Global Voices Buat Daftar Putar untuk Nate Matias
Komunitas Global Voices menyusun daftar putar untuk mendukung Nate Matias yang akan bersepeda setara 10,000 meter selama tiga hari untuk mengumpulkan dana. Kontributor memilih lagu dari berbagai daerah dan menjelaskan pilihan mereka.
China dan Limbah Makanan
China menghadapi masalah besar limbah makanan karena tradisi jamuan dan naiknya konsumsi daging. Kampanye sipil dan undang-undang baru berusaha mengurangi pemborosan, sementara pemerintah menargetkan pengurangan kerugian di seluruh rantai pangan sebelum 2027.