Kalpana: Hidup dan Kerja di KathmanduCEFR A1
29 Des 2023
Diadaptasi dari Nepali Times, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh sippakorn yamkasikorn, Unsplash
- Kalpana menikah lalu pindah ke Kathmandu untuk hidup baru.
- Ia berharap mendapat kenyamanan kecil seperti ponsel bagus.
- Sebelum pergi ia belajar mencabut alis dan waxing sederhana.
- Teman-teman bilang keterampilan itu berguna di kota besar sekali.
- Sekarang ia bekerja di salon dari pagi sampai sore.
- Perjalanan pulang-pergi dengan bus terasa sangat sulit dan penuh.
- Salon berubah dan menambah layanan pijat bagi pelanggan.
- Ia takut suaminya jika tahu tentang pekerjaan pijatnya.
Kata-kata sulit
- mencabut — mengeluarkan rambut dari kulit dengan tangan atau alat
- waxing — cara menghilangkan rambut dengan lilin panas
- keterampilan — kemampuan melakukan pekerjaan atau tugas dengan baik
- pelanggan — orang yang membeli atau memakai jasa di tempat
- kenyamanan — rasa aman dan tenang, membuat hidup mudah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah pergi ke salon?
- Apakah kamu ingin belajar merawat alis atau waxing?
- Pernahkah kamu naik bus yang sangat penuh?
Artikel terkait
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.
Mahasiswa Maroko Memilih China karena Tekanan Ekonomi
Banyak mahasiswa Maroko pergi belajar ke China karena kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri. Pengangguran tinggi, gaji rendah, peran media sosial dan agen pendidikan mendorong tren ini, sementara masalah visa dan praktik agen tetap mengkhawatirkan.
Unggahan Media Sosial sebagai Peringatan Awal Perpindahan Penduduk
Analisis unggahan media sosial dapat memberi peringatan dini tentang pergerakan penduduk saat krisis. Studi di EPJ Data Science menguji alat prediksi yang memakai data digital untuk menambah informasi saat survei sulit dikumpulkan.