Pada 29 January pemerintah Mongolia mencabut larangan balap kuda yang sudah berlaku sejak 2019. Larangan itu sebelumnya melarang lomba antara 1 November dan 1 May, tetapi perubahan terbaru memperbolehkan balapan mulai 1 March. Balapan musim dingin tetap dilarang.
Wakil perdana menteri mengumumkan bahwa wewenang untuk menyelenggarakan lomba akan diserahkan kepada otoritas lokal. Keputusan ini mengikuti protes pada 25 January di Ulaanbaatar karena warga khawatir tradisi berkuda terancam. Namun banyak orang juga khawatir tentang keselamatan joki anak karena beberapa joki pernah terluka atau tewas. Isu lain yang muncul adalah dampak pada pendidikan dan kemungkinan eksploitasi terhadap anak-anak.
Kata-kata sulit
- mencabut — menghapus atau membatalkan aturan resmi
- larangan — aturan yang tidak memperbolehkan sesuatu
- wewenang — kekuatan atau hak untuk membuat keputusan
- otoritas lokal — pemerintah atau instansi di tingkat kota atau daerah
- keselamatan — keadaan aman dan tanpa bahaya
- eksploitasi — pemanfaatan orang biasanya secara tidak adil
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju balapan dimulai pada 1 Maret? Mengapa?
- Apa yang dikhawatirkan orang tentang keselamatan joki anak?
- Menurutmu siapa yang lebih baik mengatur lomba: pemerintah pusat atau otoritas lokal? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Program Bantuan yang Selaras Budaya Bantu Perempuan Keluar dari Kemiskinan
Studi University of Michigan yang dipublikasikan di PNAS menemukan bahwa faktor budaya dan psikologis penting dalam program anti-kemiskinan. Intervensi yang sesuai nilai lokal meningkatkan kemajuan ekonomi perempuan di pedesaan Niger selama satu tahun.
Hadiah Dewasa Memicu Kontroversi di Karnaval Trinidad dan Tobago
Sebuah band memasukkan mainan dewasa berbentuk mawar ke dalam goody bag untuk perempuan yang bermain mas, memicu kritik dari tokoh agama dan reaksi terbagi di publik. Debat menyentuh moral, budaya, keselamatan, dan kemungkinan regulasi.
Mahasiswa Maroko Memilih China karena Tekanan Ekonomi
Banyak mahasiswa Maroko pergi belajar ke China karena kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri. Pengangguran tinggi, gaji rendah, peran media sosial dan agen pendidikan mendorong tren ini, sementara masalah visa dan praktik agen tetap mengkhawatirkan.