Lanre' Obisesan: Pembuat Film yang Menggunakan Sinema untuk PenyembuhanCEFR B2
9 Jun 2025
Diadaptasi dari Zita Zage, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Inatimi Nathus, Unsplash
Lanre' Obisesan adalah pembuat film Nigeria-Amerika yang menggunakan sinema sebagai alat penyembuhan emosional. Ia awalnya berkarier sebagai apoteker, tetapi beralih ke pembuatan film untuk menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai identitas dan ketahanan. Dalam film debutnya, "Dokita Musa", ia bercerita tentang seorang bocah berusia 11 tahun di Nigeria, yang bermimpi menjadi kardiolog meskipun memiliki keterbatasan berbicara.
Film ini menggambarkan perjalanan si bocah dan hubungan dengan orang-orang di sekitarnya, menyoroti perjuangan dan harapan dalam kehidupan mereka. Lanre' ingin memberikan wawasan tentang masalah sosial yang kompleks dan menghumanisasi karakter dalam cerita.
- Dia menghadapi banyak tantangan dalam proses pembuatan film.
- Sumber daya yang terbatas adalah salah satu masalah utama.
- Dia bekerja dengan non-aktor untuk menyampaikan cerita yang autentik.
Melalui karyanya, Lanre' berharap membuka percakapan mengenai pengalaman manusia dan mengafirmasi martabat para karakternya.
Kata-kata sulit
- penyembuhan emosional — pemulihan perasaan setelah trauma atau stres
- ketahanan — kemampuan bertahan menghadapi kesulitan atau tekanan
- keterbatasan — kondisi tidak punya kemampuan atau sumber cukup
- autentik — nyata dan sesuai dengan keadaan sebenarnya
- non-aktor — orang tanpa pelatihan akting profesional
- mengafirmasi — menegaskan keberhargaan atau martabat seseorang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pengalaman Lanre' sebagai apoteker bisa memengaruhi cara ia mendekati tema penyembuhan emosional dalam film?
- Apa keuntungan dan tantangan bekerja dengan non-aktor ketika ingin menceritakan masalah sosial yang kompleks?
- Mengapa menurut Anda penting bagi sutradara untuk mengafirmasi martabat karakter dalam film yang membahas pengalaman manusia?
Artikel terkait
Mengapa Orang Menyukai Film Liburan yang Menghibur
Para peneliti dari Virginia Tech menjelaskan mengapa banyak penonton menonton film liburan yang hangat dan dapat ditebak. Film seperti produksi Hallmark dan judul di layanan streaming memberi pelarian, suasana liburan, dan akhir bahagia.
Melihat Ketidakpastian sebagai Peluang
Penelitian ETH Zurich menguji apakah memandang ketidakpastian sebagai peluang mengubah sikap politik. Setelah presentasi singkat, peserta lebih positif terhadap keberagaman, lebih mendukung perubahan sosial, dan lebih kecil kemungkinan memilih AfD.
Program Bantuan yang Selaras Budaya Bantu Perempuan Keluar dari Kemiskinan
Studi University of Michigan yang dipublikasikan di PNAS menemukan bahwa faktor budaya dan psikologis penting dalam program anti-kemiskinan. Intervensi yang sesuai nilai lokal meningkatkan kemajuan ekonomi perempuan di pedesaan Niger selama satu tahun.
Film Romantis, Harapan, dan Realitas Hubungan
Dua ahli dari Virginia Tech mengatakan film-film romantis, dari Disney sampai Hallmark, membentuk harapan orang tentang hubungan. Mereka menyorot tren idealisasi, kurangnya keberagaman, dan risiko standar yang tidak realistis terhadap kehidupan nyata.
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.