LingVo.club
Level
Perjalanan Miski Osman: Mogadishu, Nairobi, dan Investasi di Afrika Timur — Level B2 — group of people standing on gray concrete floor during daytime

Perjalanan Miski Osman: Mogadishu, Nairobi, dan Investasi di Afrika TimurCEFR B2

23 Sep 2025

Diadaptasi dari Mohamed Mohamud, Global Voices CC BY 3.0

Foto oleh Brett Jordan, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
281 kata

Proyek wawancara ini, yang dikelola oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Uni Afrika dan didukung oleh African Union Media Fellowship (AUMF), International Consulting Expertise, dan Uni Eropa, berupaya mengubah narasi umum tentang Afrika. Seri artikel membahas migrasi, budaya, seni kreatif, aktivisme komunitas, dan kerja sama internasional. Wawancara panjang dengan Miski Osman mengeksplorasi identitas, jalur karier, dan dampak regional dari pengalamannya.

Jalur pribadi dan profesional Miski melintasi Eropa dan Afrika Timur: lahir di Swedia, besar di Inggris, lalu kembali ke Timur Afrika. Kunjungan pertamanya ke Mogadishu pada 2015 dimulai dua minggu, berlanjut enam bulan, dan akhirnya ia tinggal dan bekerja di sana selama empat tahun. Di Mogadishu ia terlibat dalam proyek tata kelola, ketahanan, dan keamanan bersama Federal Government of Somalia. Pengalaman itu memberinya pemahaman langsung terhadap realitas politik dan sosial yang kompleks dan menantang asumsi tentang identitas Somalia.

Miski melihat identitas Somalia sebagai berlapis, dibentuk oleh sejarah, geografi, politik, bahasa, dan agama. Pengalaman itu membuatnya lebih rendah hati dan menghargai ketahanan orang Somalia baik di tanah air maupun di diaspora. Ia menilai Afrika Timur memiliki hambatan masuk yang lebih rendah untuk bisnis dan investasi; ia memanfaatkan peluang ini dengan menanam modal di properti dan sektor bahan bakar, dan mencatat pertumbuhan cepat pasar properti Nairobi.

Menurutnya komunitas diaspora Somalia di Kenya telah membangun ruang ekonomi penting, mulai dari properti hingga perdagangan dan ranah politik, sambil menjaga ikatan komunitas yang kuat. Pelajaran kunci yang ia sebutkan adalah adaptasi, ketahanan, pentingnya perwakilan, dan memberi kembali kepada komunitas. Saat ini ia tetap fokus pada pekerjaan tata kelola dan ketahanan bersama PBB, melanjutkan investasi di Afrika Timur, dan berkeinginan terus mendukung komunitas Somalia dan mengeksplorasi peluang lebih luas. Januari 2024: Manajer Tata Kelola Proyek, UNOPS, Sierra Leone.

Kata-kata sulit

  • direktoratbagian organisasi yang memimpin suatu bidang tertentu
  • narasicara menceritakan atau menggambarkan sesuatu
  • tata kelolacara mengatur dan mengelola organisasi atau proyek
    Tata Kelola Proyek
  • ketahanankemampuan bertahan menghadapi kesulitan atau krisis
  • diasporakomunitas warga negara yang tinggal di luar negeri
  • investasipenanaman modal untuk mendapatkan keuntungan nanti
  • berlapismemiliki beberapa lapisan atau unsur berbeda

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana peran komunitas diaspora Somalia di Kenya seperti yang dijelaskan dalam teks? Beri contoh dari artikel.
  • Apa keuntungan dan tantangan berinvestasi di Afrika Timur menurut pengalaman Miski? Jelaskan dengan alasan.
  • Bagaimana pengalaman hidup di beberapa negara (Swedia, Inggris, Afrika Timur) dapat memengaruhi pandangan seseorang tentang identitas? Berikan contoh dari teks atau pengalaman umum.

Artikel terkait