Monte Sierpe adalah garis lubang sepanjang 1.5 kilometer di selatan Peru. Situs itu terdiri dari lebih dari 5,200 lubang, masing-masing berdiameter satu sampai dua meter dan kedalaman hingga satu meter. Foto udara pertama muncul pada 1933 di National Geographic.
Studi yang diterbitkan bulan ini menggabungkan analisis sedimen dan fotografi drone. Para peneliti menemukan jejak jagung dan tanaman liar pada sedimen lubang. Gambar drone menunjukkan barisan tersegmen dan pola matematis. Peneliti menyimpulkan situs ini kemungkinan berfungsi sebagai sistem pencatatan dan tempat pertukaran barang, dan pernah dipakai oleh Chincha sebelum diadaptasi oleh Kekaisaran Inca.
Kata-kata sulit
- penelitian — Aktivitas untuk mencari tahu informasi.
- digali — Dibuat dengan menggali tanah.
- pertukaran — Proses saling menukar barang.
- kelompok — Sekumpulan orang atau benda yang sama.
- pola — Susunan atau bentuk yang teratur.
- tujuan — Alasan atau maksud di balik sesuatu.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa Anda pikir kelompok Indígena menggunakan lubang-lubang ini?
- Apa manfaat dari penelitian seperti ini?
- Bagaimana penelitian ini dapat membantu kita memahami sejarah?
Artikel terkait
Arsip Warga Menyimpan Lagu dan Cerita Lisan
Arsiparis warga di Asia Selatan merekam lagu rakyat, teka-teki, sejarah lisan, dan pengetahuan obat tradisional. Proyek ini mendukung pengunggahan materi ke Wikimedia Commons, Wikisource, dan Wikipedia untuk melestarikan pengetahuan yang hilang.
Program Bantuan yang Selaras Budaya Bantu Perempuan Keluar dari Kemiskinan
Studi University of Michigan yang dipublikasikan di PNAS menemukan bahwa faktor budaya dan psikologis penting dalam program anti-kemiskinan. Intervensi yang sesuai nilai lokal meningkatkan kemajuan ekonomi perempuan di pedesaan Niger selama satu tahun.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.