Peneliti dari Tufts University menjelaskan cara baru memproduksi tagatose, pemanis yang terasa seperti gula tetapi lebih sehat. Tagatose biasanya hanya ditemukan dalam jumlah sangat kecil di susu, yogurt, keju, dan beberapa buah.
Tim merekayasa bakteri Escherichia coli dengan menambahkan dua enzim penting, termasuk enzim Gal1P yang datang dari jamur lendir, serta arabinose isomerase. Enzim-enzim ini mengubah glukosa menjadi tagatose di dalam bakteri.
Proses baru ini lebih efisien dibanding cara tradisional. Tagatose hampir se-manis gula meja dan memiliki lebih sedikit kalori. Badan pengawas makanan sudah menyatakan tagatose aman, dan beberapa penelitian menunjukkan pengaruh gula darah yang sangat kecil setelah dikonsumsi.
Kata-kata sulit
- tagatose — pemanis yang terasa seperti gula tetapi lebih sehat
- pemanis — zat yang memberi rasa manis pada makanan
- merekayasa — mengubah sesuatu secara sengaja atau teknis
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia dalam sel
- efisien — melakukan sesuatu dengan sedikit waktu atau tenaga
- kalori — satuan energi dalam makanan yang memberi tenaga
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda mencoba pemanis selain gula? Ceritakan apa dan bagaimana rasanya.
- Apakah menurut Anda penting bahwa badan pengawas menyatakan suatu bahan aman? Mengapa?
- Apakah Anda ingin mencoba tagatose sebagai pengganti gula? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Panas dan lembap saat kehamilan kurangi pertumbuhan anak
Penelitian menemukan panas yang lembap selama kehamilan berdampak lebih buruk pada pertumbuhan anak dibandingkan panas saja. Studi menggunakan metrik WBGT dan mengaitkan data cuaca dengan catatan kesehatan untuk menilai paparan pranatal di Asia Selatan.
Studi: COVID-19 dan Flu Tinggalkan Perubahan Jangka Panjang
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kasus ringan COVID-19 atau influenza dapat menyebabkan perubahan berkepanjangan di paru-paru. Hanya pada COVID-19 ditemukan peradangan otak dan gangguan pada jalur serotonin dan dopamin.
Cara Pakai Kanabis dan Risiko Binge Drinking pada Siswa Kelas 12
Studi dari University at Buffalo menemukan siswa kelas 12 yang memakai dua atau lebih produk kanabis berisiko lebih tinggi melakukan binge drinking baru-baru ini. Merokok, vaping, dan dabbing terkait; edibles tidak terkait.