Kentang Kembali Penting di North Kivu, DRCCEFR A1
10 Okt 2025
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Daniel Dan, Unsplash
- Kentang sekarang penting di North Kivu.
- Pemerintah, LSM, peneliti dan petani kerja sama.
- Varietas Lubero dan Rutshuru banyak ditanam.
- DRC memproduksi 101,000 ton pada 2018.
- Kentang memberi energi untuk 109 juta orang.
- Perjalanan jauh dan jalan rusak menyulitkan perdagangan.
- Saat musim hujan truk bisa butuh sebulan.
- Penyakit seperti embun tepung merusak tanaman.
- CERAVEG mengembangkan varietas yang hasilnya lebih dari 20 ton per hektar.
Kata-kata sulit
- kentang — Umbi yang sering dimakan sebagai makanan.
- pertanian — Proses menanam dan merawat tanaman.
- petani — Orang yang menanam tanaman, seperti kentang.
- pemerintah — Lembaga yang mengatur negara dan rakyat.
- makanan — Sesuatu yang dimakan untuk hidup.
- pupuk — Bahan yang digunakan untuk menyuburkan tanah.
- belajar — Proses memahami sesuatu yang baru.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa kentang penting bagi petani?
- Apa cara baru yang bisa dipakai petani?
- Bagaimana pemerintah bisa membantu petani?
Artikel terkait
GIA dan Komunitas Transgender Pakistan: dari Hak ke Keadilan Iklim
Komunitas transgender Pakistan menghadapi diskriminasi lama meski ada perubahan hukum. Organisasi Gender Interactive Alliance (GIA) bekerja memberi layanan, meluncurkan proyek daur ulang dan menghubungkan kesetaraan dengan masalah iklim sejak 2024.
Fertilitas Rendah di AS Memengaruhi Kesenjangan Upah
Sebuah studi baru menemukan bahwa fertilitas rendah di Amerika Serikat ikut mempersempit kesenjangan upah antara pria dan wanita. Penelitian menjelaskan mekanisme kerja dan memberi saran kebijakan seperti layanan pengasuhan anak yang terjangkau.
Resistensi antibiotik terkait pertanian di Uganda
Di Uganda, penggunaan antibiotik di peternakan unggas meningkat dan mendorong resistensi antimikroba. Kendala layanan veteriner, biaya tinggi, dan praktik pemberian obat tanpa pengawasan menjadi penyebab utama dan memicu kekhawatiran kesehatan.