Kentang Kembali Penting di North Kivu, DRCCEFR A2
10 Okt 2025
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Daniel Dan, Unsplash
Di beberapa bagian Provinsi North Kivu, kentang sekarang menjadi makanan pokok. Kerja sama antara pemerintah, LSM, peneliti dan petani mendukung budidaya kentang dan pengembangan varietas baru.
Produksi menghadapi kendala besar. Jalan rusak dan perjalanan jauh menghambat perdagangan; umbi dari Lubero dan Rutshuru pernah dijual sampai Kisangani (800 kilometers) dan Kinshasa (2,000 kilometers) tetapi pada musim hujan truk bisa membutuhkan sebulan sehingga umbi rusak. Penyakit seperti embun tepung, busuk bakteri dan infeksi virus juga mengancam hasil panen.
Kata-kata sulit
- kentang — Sejenis umbi yang sering dimakan.
- petani — Orang yang bercocok tanam untuk hasil pangan.
- masalah — Hal yang menyulitkan atau menimbulkan kesulitan.
- bertani — Proses menanam tanaman untuk makanan.
- tanaman — Benda hidup yang tumbuh dari tanah.
- dukungan — Bantuan atau sokongan untuk suatu tujuan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa penting untuk mendukung petani?
- Apa dampak dari ketergantungan pada impor?
- Bagaimana cara bertani yang lebih baik dapat membantu produksi pangan?
Artikel terkait
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.
Petani Filipina Tunjukkan Agroekologi Menjelang COP30
Kelompok petani dan pendukung agroekologi menggelar pameran, lokakarya, sesi memasak, petisi, dan konsultasi di Negros menjelang COP30. Mereka menentang rancangan peraturan pro-GMO dan menekankan reforma agraria serta keadilan iklim.
Filter nanofiber yang menangkap CO2 di dalam gedung
Para peneliti mengembangkan filter udara berbahan nanofiber karbon yang menangkap karbon dioksida di dalam bangunan. Filter ini kompatibel dengan sistem HVAC, bisa dipakai ulang, dan berpotensi menurunkan penggunaan energi dan emisi.