LingVo.club
Level
Desa Rastafari di Jamaika Terancam Pembangunan Jalan — Level A2 — a building with a clock tower

Desa Rastafari di Jamaika Terancam Pembangunan JalanCEFR A2

16 Agu 2025

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
108 kata

Desa Rastafari di Montego Bay dibuat oleh komunitas dan dibuka pada 2014. Desa ini mendapat dukungan awal dari World Bank dan tanah disediakan oleh keluarga Nelson. Lokasi menawarkan bangunan bambu, kebun obat, dan tur yang menampilkan masakan ital serta drumming.

Hingga 2025 desa itu terdampak oleh pembangunan sebuah bypass. Mesin berat dari China Harbour Engineering Company terlihat di lokasi. Pekerjaan jalan menyebabkan penebangan pohon, perubahan tanah, dan air larian serta puing masuk ke desa. Warga mengeluh tentang kebisingan, kualitas udara, dan kesulitan akses. Sebagian jalan baru akan berfungsi sebagai jalan tol.

Konsultasi daring dianggap tidak cukup, dan ada seruan agar Jamaika memperbaiki partisipasi publik melalui ratifikasi Escazú Agreement.

Kata-kata sulit

  • dukunganbantuan dari organisasi atau orang lain
  • penebangantindakan memotong pohon di sebuah area
  • kualitas udarakeadaan kebersihan dan kondisi udara setempat
  • partisipasi publikketerlibatan masyarakat dalam proses keputusan bersama
  • ratifikasipengesahan resmi sebuah perjanjian oleh negara
  • konsultasi daringdiskusi atau pertemuan melalui internet
  • puingpotongan material sisa setelah kerusakan atau pembangunan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apa keluhan utama warga tentang pembangunan jalan di desa?
  • Mengapa tanah yang disediakan keluarga Nelson penting bagi desa itu?
  • Apa yang bisa dilakukan agar konsultasi publik menjadi lebih baik?

Artikel terkait

TikTok dan Politik Klan di Somalia — Level A2
23 Okt 2025

TikTok dan Politik Klan di Somalia

Penelitian menemukan TikTok memperkuat klanisme dan memicu polarisasi di Somalia. Aplikasi ini memudahkan mobilisasi, donasi digital, dan penyebaran konten emosional yang terkadang mendukung konflik, meski ada juga usaha promosi perdamaian.