Cerita Hujan dari Desa ke COP30CEFR A1
24 Des 2025
Diadaptasi dari Bird, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Prithivi Rajan, Unsplash
- Emily Nderitu berbicara tentang hujan di desa Afrika.
- Banyak desa di Afrika punya cerita hujan sendiri.
- Cerita ini berkaitan dengan pertanian, ternak, dan air.
- Ia hadir di konferensi COP30 di Belem, Brazil.
- Ia bekerja agar cerita tetap didengar oleh banyak orang.
- Pemutaran film dan foto membantu memulai pertemuan warga.
- Ia ingin agar pengetahuan Afrika diakui lebih luas.
- Pencerita, ilmuwan, dan pembuat kebijakan bekerja bersama di proyek.
- Cerita yang jelas membuat orang peduli dan bertindak.
- Mereka mempertanyakan cerita apa yang dibutuhkan di tempat itu.
Kata-kata sulit
- konferensi — pertemuan besar untuk membahas topik
- pemutaran — tindakan menampilkan film untuk orang
- pengetahuan — informasi dan fakta yang diketahui orang
- pencerita — orang yang menceritakan suatu cerita
- ilmuwan — orang yang bekerja dengan ilmu atau sains
- pertanian — kegiatan menanam tanaman untuk makanan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mendengar cerita tentang hujan atau desa?
- Apakah kamu pernah menonton film tentang desa atau pertanian?
- Siapa yang menurutmu harus mendengar cerita lokal?
Artikel terkait
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.
Suara Masyarakat Adat dan Sipil di COP30 Belém
COP30 di Belém menonjol karena kehadiran masyarakat sipil dan kenaikan partisipasi masyarakat adat. Konferensi mengakui hak teritorial adat dan meluncurkan inisiatif dana hutan, sementara aksi jalan dan pawai besar menyuarakan tuntutan sosial.
Video Lali Espósito 'Fanático' Sindir Presiden Milei
Pada akhir September 2024 Lali Espósito merilis video musik "Fanático" yang menjadi hit internasional dan sindiran politik terhadap Presiden Javier Milei. Video itu menanggapi pelecehan publik dan memicu reaksi luas di media sosial.