Khaled Khella: Cerita Generasi dalam Film PendekCEFR A2
10 Jul 2025
Diadaptasi dari Fatma Al-Zahraa Badawy, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Lisa Marie Theck, Unsplash
Khaled Khella berasal dari Helwan, selatan Kairo, dan bekerja sebagai pembuat film independen. Ia mulai dengan video untuk media sosial lalu beralih ke film pendek yang mengeksplorasi hasrat, kekuasaan, dan kehidupan sehari-hari di kota.
Salah satu film pendeknya berjudul "Dunya wa Akhira" berdurasi sekitar tiga menit. Film itu menampilkan pemuda yang bingung antara mengejar pencuri atau menjawab panggilan azan, dan film ini diputar di festival di Australia, Brasil, Italia, Belanda, dan Yunani.
Pada 2017 Khella membuat "Egyptian Misery" dengan biaya sekitar 3,000 Egyptian pounds. Ia memilih beberapa cerita anonim yang dikirim lewat halaman Facebook, menggunakan pemeran bukan profesional untuk menjaga reaksi alami, dan mendapat tanggapan penonton yang beragam.
Kata-kata sulit
- independen — tidak tergantung pada pihak lain
- beralih — pindah dari satu hal ke hal lain
- mengeksplorasi — mencari tahu atau mempelajari lebih dalam
- hasrat — perasaan kuat ingin melakukan sesuatu
- pemeran — orang yang berperan dalam film atau teaterpemeran bukan profesional
- anonim — nama tidak diketahui atau disembunyikan
- tanggapan — jawaban atau reaksi dari penonton
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu Khella memilih pemeran bukan profesional? Jelaskan satu alasan singkat.
- Apakah kamu pernah menonton film pendek di festival? Ceritakan singkat pengalamannya.
- Menurutmu, apakah cerita anonim bisa menjadi bahan film yang baik? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Perjalanan Sofa9a: migrasi dari Venezuela ke Kolombia
Sofa9a (nama samaran) menceritakan migrasinya dari Venezuela ke Saravena, Arauca pada 13 Januari 2021. Cerita ini menjelaskan kesulitan kesehatan, pekerjaan, izin perlindungan, diskriminasi, dan dukungan yang mereka alami hingga kembali ke Venezuela awal 2023.
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.