Australia Batasi Usia di Media SosialCEFR A2
15 Des 2025
Diadaptasi dari Kevin Rennie, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Steven Wei, Unsplash
Pada 10 Desember 2025 Australia memperkenalkan pembatasan usia untuk layanan media sosial. Aturan itu meminta platform besar mengambil langkah wajar untuk mencegah warga Australia di bawah 16 tahun memiliki akun. Aturan ini berlaku untuk akun yang sudah ada maupun akun baru.
Beberapa aplikasi besar tidak dimasukkan, dan aplikasi kecil diminta menilai diri sendiri. Peraturan itu menimbulkan protes dari kaum muda serta permintaan agar pejabat memberi keterangan. Ada juga isu teknis seperti pemeriksaan usia dan penggunaan VPN untuk mengakali pembatasan.
Kata-kata sulit
- pembatasan — aturan yang menetapkan batas atau larangan
- platform — situs atau aplikasi tempat orang berinteraksi
- mencegah — menghentikan sesuatu sebelum hal itu terjadi
- akun — profil atau identitas seseorang di layanan online
- protes — tindakan atau ucapan untuk menolak suatu kebijakan
- pemeriksaan — proses melihat atau mengecek data atau dokumen
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju dengan pembatasan usia 16 tahun? Mengapa?
- Bagaimana menurutmu platform kecil harus menilai diri sendiri?
- Mengapa penggunaan VPN disebut sebagai masalah teknis dalam teks?
Artikel terkait
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
AI untuk memperbaiki data penyebab kematian
Para peneliti meluncurkan proyek CODA, alat AI tiga tahun yang didanai Gates Foundation untuk memperbaiki data penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah. Alat ini dipakai di komunitas dan fasilitas, dan memberi tingkat keyakinan pada rekomendasi.
AI bantu layanan kesehatan di Sudan
Sistem kesehatan Sudan tertekan setelah hampir dua tahun perang. WHO memperingatkan kekurangan staf dan obat. Pejabat kesehatan mengatakan Sudan mulai memakai kecerdasan buatan untuk membantu perawatan di tempat layanan tradisional tidak lagi menjangkau.