Terusan Funan Techo di KambojaCEFR B1
13 Nov 2025
Diadaptasi dari Hasya Nindita, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh pcrm Dorego, Unsplash
Peletakan batu pertama Terusan Funan Techo berlangsung pada 5 Agustus 2024 di Desa Prek Takeo, Kandal, dengan sekitar 10.000 orang hadir. Perdana Menteri Hun Manet menekan tombol simbolis pada pukul 09.09 dalam upacara yang disiarkan di media negara dan swasta.
Terusan direncanakan sepanjang 180 kilometer dari anak sungai Preak Takeo, melintasi Takeo dan Kampot, lalu mencapai pantai di Kep. Pemerintah mengatakan kanal akan menghubungkan Phnom Penh ke Teluk Thailand dan terkoneksi ke rute perdagangan internasional. Spesifikasi yang disebutkan termasuk lebar 100 meter, kedalaman 5,4 meter, dan kapasitas kapal hingga 3.000 ton.
Ada pro dan kontra. Pemerintah dan pendukung menyebut manfaat ekonomi, pekerjaan, dan mitigasi banjir. Namun organisasi lingkungan dan negara tetangga khawatir tentang dampak pada Mekong dan Delta. Vietnam memperingatkan risiko bagi sedimen dan produksi padi.
Kata-kata sulit
- proyek — Rencana atau kegiatan yang terorganisir.proyek ini
- infrastruktur — Struktur dan sistem dasar bagi sesuatu.
- ekonomi — Sistem produksi dan penggunaan barang dan jasa.pertumbuhan ekonomi
- tantangan — Kesulitan atau rintangan yang harus dihadapi.
- dampak lingkungan — Kondisi alam dan tempat hidup manusia.
- risiko — Kemungkinan terjadinya kerugian atau bahaya.
- kemitraan — Kerja sama antara dua pihak atau lebih.
- geopolitik — Studi tentang pengaruh politik dalam geografi.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda dampak proyek ini terhadap masyarakat lokal?
- Apa saja keuntungan dan risiko dari kemitraan internasional?
- Mengapa infrastruktur penting bagi pertumbuhan sebuah negara?
Artikel terkait
Investasi Tiongkok dan Ancaman pada Hutan Cekungan Kongo
Hutan Cekungan Kongo dan masyarakat adat menghadapi tekanan dari aktivitas investasi dan penebangan. Organisasi lokal dan peneliti mengatakan kegiatan itu mempercepat hilangnya hutan dan mengancam mata pencaharian serta pengetahuan tradisional.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.