Para peneliti membuat robot mikroskopis yang sepenuhnya dapat diprogram. Robot ini berenang di air dan merespons kondisi sekitar dengan gerakan sederhana.
Ukuran robot sekitar 0.2 x 0.3 x 0.05 milimeter dan biayanya satu sen per unit. Robot diberi energi dan pemrograman oleh pulsa cahaya. Setiap unit memiliki pengenal unik sehingga dapat diberi instruksi berbeda. Beberapa robot juga memiliki sensor suhu dan melaporkan dengan gerakan menggoyang seperti tarian lebah.
Kata-kata sulit
- mikroskopis — Sangat kecil, hanya bisa dilihat dengan mikroskop
- program — Tindakan memberi perintah atau instruksi pada mesindiprogram
- pulsa — Suatu kilatan pendek energi atau cahaya
- pengenal — Kode atau tanda yang membedakan satu unit
- sensor — Alat untuk mendeteksi atau mengukur sesuatu
- goyang — Gerakan berayun atau berulang sebagai isyaratmenggoyang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu robot mikroskopis ini berguna? Mengapa singkat?
- Pernahkah kamu melihat alat yang diberi energi oleh cahaya? Ceritakan sedikit.
- Jika kamu bisa memprogram robot ini, tugas sederhana apa yang kamu minta?
Artikel terkait
Virtual Vet: Permainan untuk Belajar Sains dan Penalaran
Peneliti di University of Georgia merancang permainan Virtual Vet untuk membantu siswa sekolah dasar berlatih anatomi, kesehatan, dan keterampilan penalaran. Uji coba menunjukkan anak yang memainkan permainan memperoleh skor lebih tinggi dibanding metode kelas tradisional.
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.
Perawatan dua langkah aktifkan regenerasi pada mamalia
Penelitian Texas A&M di Nature Communications menunjukkan perawatan dua langkah setelah luka menutup dapat merangsang jaringan mirip blastema dan memicu pembentukan kembali tulang serta jaringan ikat pada mamalia. Metode ini mungkin cepat diuji secara klinis.