Tim desainer dan pemrogram dari University of Georgia mengembangkan Virtual Vet selama beberapa tahun pengujian. Mereka membuat beberapa versi sebelum menemukan desain yang efektif untuk siswa sekolah dasar. Penulis utama, Georgia Hodges, mengatakan tim menyadari perlu mendukung keterampilan matematika dan literasi terlebih dahulu sebelum mengajarkan konsep sains yang lebih kompleks.
Dalam studi, peneliti menguji pengetahuan anatomi siswa sebelum dan setelah bermain Virtual Vet dan membandingkannya dengan siswa yang belajar lewat aktivitas kelas langsung. Secara rata-rata, siswa yang memainkan permainan memperoleh skor lebih tinggi daripada yang tidak.
Permainan menempatkan pemain sebagai asisten dokter hewan yang memeriksa dua kucing, mengumpulkan bukti, menganalisis data, dan merekomendasikan perbaikan kesehatan. Game ini memberi umpan balik waktu nyata, memiliki beberapa level pembelajaran, dan tetap menempatkan guru di pusat proses pembelajaran.
Kata-kata sulit
- mengembangkan — membuat dan memperbaiki sesuatu dari waktu ke waktu
- pengujian — proses mencoba untuk melihat apakah sesuatu bekerja
- keterampilan — kemampuan praktis yang dipelajari dan digunakan
- literasi — kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks
- anatomi — struktur bagian tubuh makhluk hidup
- menganalisis — memeriksa data untuk menemukan makna
- umpan balik — informasi tentang hasil untuk perbaikan
- waktu nyata — informasi atau respons segera saat itu juga
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda mendukung keterampilan matematika dan literasi sebelum sains penting bagi siswa SD?
- Bagaimana peran guru dalam proses pembelajaran ketika siswa menggunakan permainan pendidikan ini?
- Pernahkah Anda belajar lewat permainan? Ceritakan singkat pengalaman dan apakah itu membantu pembelajaran Anda.
Artikel terkait
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.
Forum Jurnalis Sains: Pelajaran dari Pandemi
Science Journalism Forum (30 Agustus—2 September) mengumpulkan jurnalis dan editor secara daring untuk membahas tantangan jurnalisme sains selama pandemi. Konferensi bertujuan memperkuat jaringan dan keterampilan, terutama di negara berkembang.
Pakistan: Usia Nikah 18 dan Tantangan Perkawinan Anak di Punjab
Parlemen Pakistan mengesahkan undang-undang pada Mei 2025 yang menetapkan usia nikah 18 tahun dan memberi denda serta hukuman. Namun perkawinan anak masih umum di Selatan Punjab, seperti kasus Zunaira yang berumur 14 tahun.