Peneliti mempelajari rumput laut cokelat Alaria esculenta dan menguji fermentasi bakteri asam laktat. Mereka membuat dua produk oles: krim keju dan selai baobab. Rumput laut dibandingkan dalam tiga cara: tidak diolah, difermentasi, dan diasamkan.
Rumput laut digunakan pada konsentrasi 10% dan 15% dalam produk. Hasil uji menunjukkan produk dengan rumput laut difermentasi memiliki rasa lebih lembut, bau laut yang lebih sedikit, dan rasa terasa lebih segar. Tekstur krim keju juga menjadi lebih padat dan kurang cair. Pada uji konsumen, krim keju difermentasi mendapat skor tertinggi.
Kata-kata sulit
- fermentasi — proses perubahan makanan oleh mikroorganismedifermentasi
- asamkan — dibuat menjadi lebih asam atau diberi asamdiasamkan
- konsentrasi — persentase bahan dalam produk atau campuran
- uji konsumen — tes di mana orang menilai rasa produk
- tekstur — cara permukaan atau rasa bahan terasa di mulut
- oles — produk yang dioleskan pada makanan atau roti
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mencoba makanan yang difermentasi? Bagaimana rasanya?
- Mana yang lebih ingin kamu coba: krim keju difermentasi atau selai baobab? Mengapa?
- Apakah menurutmu menambah rumput laut akan membuat produk terasa lebih segar? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
SEWA: Sistem Peringatan Dini Satelit untuk Afrika
SEWA, sistem peringatan dini berbasis satelit, diluncurkan pada forum tingkat tinggi di Windhoek untuk memperkuat peringatan cuaca dan iklim. Sistem ini meningkatkan akses data dan membangun kapasitas untuk pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas rentan.
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.