Para peneliti dari sebuah tim riset mengubah serbuk kayu menjadi komposit yang dapat didaur ulang dengan menggunakan mineral struvite sebagai perekat. Struvite adalah fosfat amonium magnesium kristalin yang dikenal memiliki perlindungan terhadap api. Kristalnya sulit digabungkan dengan kayu, sehingga tim memakai enzim dari biji semangka untuk mengendalikan kristalisasi dari suspensi prekursor newberyite.
Enzim membantu membentuk kristal besar yang mengisi rongga antar partikel serbuk kayu dan merekatkannya. Campuran dipadatkan dalam cetakan selama dua hari, dikeluarkan dan dikeringkan pada suhu kamar. Secara mekanik, material ini lebih kuat terhadap kompresi tegak lurus serat dibanding kayu asli, dan ketahanan api cocok untuk penggunaan interior.
Pengujian cone calorimeter di Polytechnic University of Turin menunjukkan kayu cemara tanpa perlakuan menyala setelah sekitar 15 detik, sedangkan komposit serbuk kayu-struvite membutuhkan waktu lebih dari tiga kali lipat untuk menyala. Komposit ini juga lebih ringan dibanding papan berikat semen dan hanya mengandung sekitar 40% perekat.
Kata-kata sulit
- komposit — bahan yang dibuat dari beberapa material digabungkan
- daur ulang — proses membuat ulang bahan yang sudah digunakandidaur ulang
- perekat — zat untuk merekatkan dua permukaan bersama
- struvite — mineral fosfat amonium magnesium yang kristal
- kristalisasi — proses pembentukan struktur kristal dari zat larut
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia biologis
- suspensi — campuran padatan yang tersebar dalam cairan
- kompresi — tekanan yang diberikan untuk memperkecil volume bahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda akan memilih bahan interior yang ringan dan tahan api seperti komposit ini? Jelaskan alasan singkat.
- Sebutkan dua keuntungan komposit serbuk kayu-struvite menurut teks.
- Apa keuntungan jika sebuah komposit hanya mengandung sekitar 40% perekat? Jelaskan dengan kalimat pendek.
Artikel terkait
Sarung Tangan Sekali Pakai Bisa Menyebabkan Perkiraan Mikroplastik Berlebih
Peneliti University of Michigan menemukan lapisan pada sarung tangan sekali pakai yang melepaskan partikel mirip mikroplastik. Partikel ini dapat mencemari peralatan pengukuran dan membuat jumlah mikroplastik terlihat lebih tinggi.