Para peneliti di Tufts University mengembangkan metode biosintetik untuk memproduksi tagatose, gula langka yang bisa menjadi pengganti gula meja. Di alam, tagatose hanya muncul dalam jumlah sangat kecil pada susu, produk olahan susu seperti yogurt dan keju, serta pada beberapa buah.
Tim merekayasa Escherichia coli agar dapat mengubah glukosa menjadi tagatose. Mereka memasukkan enzim baru bernama galactose-1-phosphate-selective phosphatase (Gal1P) yang ditemukan pada jamur lendir, dan juga mengekspresikan arabinose isomerase. Gal1P membantu membuat galaktosa dari glukosa, lalu arabinose isomerase menyelesaikan konversi menjadi tagatose.
Metode ini menghasilkan tagatose dengan efisiensi tinggi, jauh lebih besar dibandingkan cara pembuatan konvensional. Tagatose memiliki kemanisan hampir setara gula meja dan mengandung lebih sedikit kalori; FDA juga menyatakan tagatose umumnya diakui aman. Selain itu, bukti awal menunjukkan pengaruh kecil pada gula darah dan potensi efek baik pada bakteri mulut dan usus.
Kata-kata sulit
- biosintetik — cara membuat atau memproduksi dengan proses biologis
- tagatose — gula langka yang mirip rasa gula meja
- merekayasa — mengubah organisme secara sengaja di laboratorium
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia dalam sel
- arabinose isomerase — enzim yang mengubah satu gula menjadi gula lain
- efisiensi — tingkat keberhasilan atau hasil dibandingkan usaha
- konversi — proses mengubah sesuatu menjadi bentuk lain
- kemanisan — tingkat rasa manis yang dirasakan pada makanan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda bersedia mengganti gula meja dengan tagatose dalam makanan sehari-hari? Jelaskan alasan Anda.
- Apa kekhawatiran atau keuntungan yang Anda lihat jika makanan dibuat dengan bakteri yang direkayasa?
- Bagaimana informasi bahwa tagatose memberi pengaruh kecil pada gula darah dapat mempengaruhi orang yang memiliki diabetes?
Artikel terkait
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.
Penelitian: Makanan Ultra-Olah Bisa Bersifat Adiktif seperti Tembakau
Analisis peneliti dari beberapa universitas menyatakan banyak makanan ultra-olahan dirancang untuk mendorong konsumsi berulang dan memiliki kemiripan sifat adiktif dengan produk tembakau. Penelitian ini dipublikasikan di The Milbank Quarterly.
Dosis Kemoterapi Lebih Rendah Bantu Pasien Limfoma Usia 80+
Studi menunjukkan pasien limfoma usia 80 tahun ke atas dapat sembuh atau hidup lebih lama dengan dosis kemoterapi yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan data klinik komunitas dan menilai rejimen mini-R-CHOP serta rencana uji klinis baru dengan mosunetzumab.