Ochieng’ Ogodo, jurnalis sains Kenya, meninggal pada dini hari Kamis, 17 April. Ia adalah mantan kepala edisi bahasa Inggris SciDev.Net untuk Afrika dan juga bekerja sebagai editor Afrika untuk Mongabay.
Kariernya dimulai pada 1996 di The East African Standard (kini The Standard). Dari 1999 sampai 2003 ia bekerja pada bagian investigasi. Setelah itu ia menjadi jurnalis lepas dan menulis untuk SciDev.Net, The Guardian, BMJ, dan University World News.
Pada 2008 ia menerima penghargaan Reuters/IUCN untuk peliputan lingkungan. Ia bergabung dengan SciDev.Net pada 2010 sebagai Sub-Saharan Africa Regional Coordinator and Editor, dan pada 2017 terpilih di dewan World Federation of Science Journalists.
Kata-kata sulit
- jurnalis — orang yang menulis dan melaporkan berita
- mantan — orang atau jabatan yang sudah tidak aktif
- investigasi — penyelidikan untuk mencari fakta atau bukti
- lepas — bekerja sendiri, tidak tetap di satu tempat
- penghargaan — hadiah atau pengakuan untuk prestasi seseorang
- dewan — kelompok orang yang membuat keputusan atau nasihat
- peliputan — penulisan atau laporan tentang suatu peristiwa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah membaca artikel tentang sains? Ceritakan singkat.
- Menurutmu, mengapa penghargaan penting untuk jurnalis?
- Apa perbedaan antara jurnalis lepas dan editor menurutmu?
Artikel terkait
Afrika Mendesak Pembiayaan Kesehatan yang Lebih Adil
Di UNGA80, pembuat kebijakan Afrika menyerukan perubahan cara pembiayaan kesehatan. Obinna Ebirim menyoroti ketergantungan pada donor, kekurangan tenaga kesehatan, infrastruktur lemah, dan memberikan contoh Program National Health Fellows di Nigeria.
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.
Representasi ilmuwan dan kepercayaan publik
Sebuah studi di Nature Human Behaviour menemukan bahwa siapa yang menjadi ilmuwan memengaruhi kepercayaan publik di Amerika Serikat. Para peneliti mengatakan perwakilan demografis dan inklusivitas dapat meningkatkan kepercayaan berbagai kelompok sosial.