LingVo.club
Level
Representasi ilmuwan dan kepercayaan publik — Level B2 — Scientists in lab coats working with test tubes

Representasi ilmuwan dan kepercayaan publikCEFR B2

17 Des 2025

Diadaptasi dari David Andreatta - U. Rochester, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Vitaly Gariev, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
4 mnt
240 kata

Sebuah studi baru yang muncul di Nature Human Behaviour memeriksa bagaimana representasi demografis di antara ilmuwan memengaruhi kepercayaan publik di seluruh Amerika Serikat. Penelitian ini dipimpin oleh James Druckman, profesor ilmu politik di University of Rochester, dan melibatkan kolaborator dari sembilan universitas dan lembaga penelitian.

Penulis meninjau pola kepercayaan lama dan menemukan bahwa beberapa kelompok melaporkan tingkat keyakinan yang lebih rendah terhadap ilmuwan: perempuan; orang kulit hitam; penduduk pedesaan; mereka yang mengidentifikasi diri sebagai religius; orang dengan tingkat pendidikan rendah; dan keluarga kelas pekerja. Mereka juga mencatat struktur tenaga kerja ilmiah: laki‑laki kulit putih membentuk sekitar dua pertiga tenaga kerja ilmiah, dan hampir semua ilmuwan—92%—berasal dari daerah non‑pedesaan.

Penelitian menunjukkan bahwa banyak warga memakai petunjuk demografis saat menilai klaim ilmiah. Bila ilmuwan tampak demografisnya jauh, orang lebih cenderung meragukan objektivitas ilmu pengetahuan dan mempertanyakan apakah ilmu itu menguntungkan orang seperti mereka. Perempuan dan orang kulit berwarna lebih mengandalkan penilaian semacam ini; sebaliknya, laki‑laki dan orang kulit putih menunjukkan variasi yang lebih besar. Orang Asia‑Amerika, bagaimanapun, melaporkan kepercayaan tinggi tanpa tergantung pada representasi.

  • Kerangka temuan menunjukkan bahwa representasi memengaruhi penerimaan rekomendasi ilmiah.
  • Para penulis berargumen inklusivitas demografis dapat memperkuat kepercayaan publik.
  • Mereka menyebut konteks tantangan seperti misinformasi, polarisasi politik, dan skeptisisme terhadap vaksin.

Menurut Druckman, "Ketika orang dapat melihat diri mereka dalam ilmu pengetahuan, mereka lebih cenderung mempercayainya." Para penulis menyarankan perbaikan representasi sebagai langkah penting untuk menjembatani kesenjangan antara harapan publik dan institusi ilmiah.

Kata-kata sulit

  • representasicara kelompok sosial terlihat atau diwakili dalam suatu bidang
    representasi demografis
  • demografisberkaitan dengan karakteristik penduduk seperti ras dan usia
  • inklusivitaskebijakan atau sikap yang memasukkan berbagai kelompok masyarakat
    inklusivitas demografis
  • misinformasiinformasi salah yang sengaja atau tidak sengaja disebarkan
  • polarisasipemisahan kuat antara kelompok yang berbeda pendapat
    polarisasi politik
  • skeptisismekeraguan atau ketidakpercayaan terhadap suatu klaim atau saran
  • objektivitassifat menilai berdasarkan bukti, bukan pendapat pribadi
  • penerimaantindakan menerima atau menyetujui suatu saran atau anjuran
    penerimaan rekomendasi ilmiah

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana menurut Anda perbaikan representasi di lembaga ilmiah dapat mengubah kepercayaan kelompok yang merasa terpinggirkan? Jelaskan dengan contoh.
  • Penulis menyebut misinformasi dan polarisasi politik sebagai tantangan. Bagaimana dua masalah ini bisa mengurangi kepercayaan publik terhadap ilmu pengetahuan?
  • Langkah konkret apa yang bisa dilakukan universitas atau lembaga penelitian untuk meningkatkan inklusivitas demografis dalam tenaga ilmiah?

Artikel terkait