Sebuah studi menyelidiki hubungan antara representasi ilmuwan dan kepercayaan publik di Amerika Serikat. Para penulis mencatat bahwa beberapa kelompok melaporkan kepercayaan lebih rendah, termasuk perempuan, orang kulit hitam, penduduk pedesaan, orang yang religius, yang berpendidikan rendah, dan kelas pekerja.
Peneliti menemukan banyak orang memakai petunjuk demografis saat menilai klaim ilmiah. Perempuan dan orang kulit berwarna cenderung bergantung pada petunjuk itu, sementara laki‑laki dan orang kulit putih menunjukkan variasi lebih besar dalam faktor yang memengaruhi kepercayaan mereka.
Namun, orang Asia‑Amerika melaporkan tingkat kepercayaan tinggi tanpa bergantung pada representasi. Para penulis menyarankan bahwa memperbaiki perwakilan dan inklusivitas dapat membantu meningkatkan kepercayaan di berbagai kelompok.
Kata-kata sulit
- representasi — cara orang atau kelompok terlihat
- kepercayaan — percaya pada kebenaran informasi atau orangkepercayaan publik, kepercayaan lebih rendah, tingkat kepercayaan
- petunjuk — tanda atau informasi kecil untuk menilai sesuatupetunjuk demografis
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- inklusivitas — keadaan menerima semua orang dalam kelompok
- perwakilan — kehadiran atau suara kelompok dalam suatu tempat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda perwakilan dan inklusivitas bisa memengaruhi kepercayaan publik?
- Pernahkah Anda merasa lebih percaya pada suatu klaim karena siapa yang menyampaikan? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Penyakit Baru Mengancam Terumbu Karang Karibia
Institute of Marine Affairs memperingatkan tentang penyakit Stony Coral Tissue Loss Disease yang menyebar di Karibia dan mengancam banyak spesies karang. IMA melakukan latihan, pengobatan dan pendidikan untuk mempersiapkan kedatangan penyakit ini.
Hubungan Saat Ini Mempengaruhi Ingatan Masa Kecil
Penelitian mengikuti hampir 1.000 orang dewasa yang diwawancarai tiga kali selama dua bulan tentang pengalaman buruk sebelum usia 18. Hasil menunjukkan kualitas hubungan sekarang, terutama dengan orang tua, memengaruhi pelaporan ingatan masa kecil.