Sebuah studi menyelidiki hubungan antara representasi ilmuwan dan kepercayaan publik di Amerika Serikat. Para penulis mencatat bahwa beberapa kelompok melaporkan kepercayaan lebih rendah, termasuk perempuan, orang kulit hitam, penduduk pedesaan, orang yang religius, yang berpendidikan rendah, dan kelas pekerja.
Peneliti menemukan banyak orang memakai petunjuk demografis saat menilai klaim ilmiah. Perempuan dan orang kulit berwarna cenderung bergantung pada petunjuk itu, sementara laki‑laki dan orang kulit putih menunjukkan variasi lebih besar dalam faktor yang memengaruhi kepercayaan mereka.
Namun, orang Asia‑Amerika melaporkan tingkat kepercayaan tinggi tanpa bergantung pada representasi. Para penulis menyarankan bahwa memperbaiki perwakilan dan inklusivitas dapat membantu meningkatkan kepercayaan di berbagai kelompok.
Kata-kata sulit
- representasi — cara orang atau kelompok terlihat
- kepercayaan — percaya pada kebenaran informasi atau orangkepercayaan publik, kepercayaan lebih rendah, tingkat kepercayaan
- petunjuk — tanda atau informasi kecil untuk menilai sesuatupetunjuk demografis
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- inklusivitas — keadaan menerima semua orang dalam kelompok
- perwakilan — kehadiran atau suara kelompok dalam suatu tempat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda perwakilan dan inklusivitas bisa memengaruhi kepercayaan publik?
- Pernahkah Anda merasa lebih percaya pada suatu klaim karena siapa yang menyampaikan? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Bonobo Dapat Berpura-pura dan Membayangkan Benda
Peneliti melaporkan kera besar bisa berimajinasi dan berpura-pura. Temuan dari tiga percobaan terkontrol dengan bonobo Kanzi, dipublikasikan di Science, menunjukkan kemampuan ini mungkin berasal dari leluhur bersama 6–9 juta tahun lalu.
Pemimpin Sains Afrika Mendesak Investasi untuk Inovasi Medis
Para pemimpin sains Afrika menyerukan pembangunan dan pembiayaan inovasi medis di benua itu untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi ketergantungan pada dana internasional yang tidak pasti. Mereka juga merekomendasikan reformasi kebijakan dan investasi nasional untuk riset dan pengembangan.
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.