Sebuah monumen besar di Aguada Fénix, Tabasco, mengubah gagasan tentang kehidupan ritual masyarakat Maya awal. Tim yang dipimpin Takeshi Inomata dan Daniela Triadan melaporkan temuan itu pada musim panas 2020. Monumen ini hampir satu mile panjangnya, lebarnya seperempat mile, dan tingginya antara 30 hingga 50 feet. Para peneliti pertama menemukan fitur-fitur situs pada 2017 dengan lidar, setelah penggunaan lidar sebelumnya pada 2015 di Ceibal, Guatemala.
Penggalian terbaru menunjukkan lubang berbentuk salib (cruciform) yang menyimpan sebuah peti berisi objek upacara. Analisis pecahan keramik dan penanggalan radiokarbon membantu menentukan usia lubang dan lapisan konstruksi. Artefak penting termasuk kapak giok dan perhiasan giok yang dipahat menyerupai buaya, burung, dan figur kelahiran. Di dasar lubang terdapat pigmen berwarna biru, hijau, dan kekuningan yang diletakkan menurut arah mata angin; peti diperkirakan berasal dari 900-845 BCE.
Jalan panggung, koridor terbenam, kanal, dan bendungan ditemukan mengikuti orientasi matahari monumen dan membentang sejauh enam miles. Tim juga tidak menemukan bukti kontrol oleh satu raja kuat, sehingga kepemimpinan mungkin bersifat intelektual dan kolaboratif.
Kata-kata sulit
- ritual — Kegiatan yang dilakukan secara berulang dan khusus.praktik
- artefak — Benda bersejarah yang dibuat oleh manusia.artefak penting
- teknologi — Ilmu dan aplikasi untuk membuat barang atau sistem.teknologi lidar
- kolaborasi — Kerja sama antara beberapa orang atau kelompok.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana kolaborasi mempengaruhi budaya masyarakat kuno?
- Apa pentingnya alat dan artefak dalam memahami sejarah?
- Bagaimana teknologi dapat membantu penelitian arkeologi?
Artikel terkait
Hubungan Saat Ini Mempengaruhi Ingatan Masa Kecil
Penelitian mengikuti hampir 1.000 orang dewasa yang diwawancarai tiga kali selama dua bulan tentang pengalaman buruk sebelum usia 18. Hasil menunjukkan kualitas hubungan sekarang, terutama dengan orang tua, memengaruhi pelaporan ingatan masa kecil.
Splicing alternatif terkait umur pada 26 spesies mamalia
Studi di Nature Communications membandingkan splicing alternatif pada 26 spesies mamalia (usia 2.2–37 tahun). Hasil menunjukkan pola splicing, terutama di otak, berhubungan dengan usia maksimal dan dikendalikan oleh protein pengikat RNA.
Seniman Sahel: Ketahanan dan Kreativitas di Mali, Niger, Burkina Faso
Sebuah film dokumenter oleh Joël Hevi menampilkan para seniman dan pelaku usaha budaya di Mali, Niger, dan Burkina Faso. Film itu menunjukkan kreativitas, ketahanan, dan peran budaya untuk membangun komunitas meski ada risiko keamanan.