- Tes darah baru bisa menunjukkan apakah pengobatan berhasil.
- Tes itu untuk glioblastoma, kanker otak yang berat.
- Glioblastoma sulit diangkat dari otak.
- Banyak obat tidak bisa masuk ke otak.
- Alat ultrasound membuka sawar darah-otak sementara.
- Saat sawar terbuka, bahan tumor masuk ke darah.
- Para peneliti menangkap partikel tumor di darah.
- Mereka membandingkan jumlah partikel sebelum dan sesudah pengobatan.
Kata-kata sulit
- tes darah — Pemeriksaan darah untuk melihat kondisi tubuh
- glioblastoma — Kanker di otak yang sangat berat
- sawar — Penghalang yang memisah darah dan otaksawar darah-otak
- ultrasound — Alat yang memakai gelombang suara untuk memeriksa
- pengobatan — Perawatan atau terapi untuk menyembuhkan penyakit
- partikel — Potongan kecil materi, seperti sel atau bahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melakukan tes darah?
- Apakah menurutmu tes darah penting untuk melihat pengobatan?
- Apakah kamu tahu fungsi ultrasound?
Artikel terkait
Studi: Uji Klinis Obat Kurang Mewakili Keberagaman AS
Peneliti dari University of California menelaah 341 uji penting (2017–2023) dan menemukan hanya 6% uji yang mencerminkan komposisi rasial dan etnis AS. Mereka menganalisis tren ketidakwakilan dan merekomendasikan peningkatan keberagaman sejak awal pengembangan obat.
Merokok kanabis dan diet olahan tingkatkan risiko masalah jantung
Studi laboratorium menemukan merokok hemp (kanabis) dapat melemahkan jantung dan risikonya lebih besar jika orang makan banyak makanan olahan tinggi minyak biji. Kombinasi itu juga melemahkan sistem kekebalan dan perbaikan tubuh.
Sel punca tikus dan diapause pada mamalia
Studi di Genes & Development menjelaskan bagaimana sel punca embrionik tikus mempertahankan pluripotensi selama diapause. Peneliti menemukan respons molekuler bersama yang menjaga identitas sel ketika metabolisme dan sinyal pertumbuhan rendah.
Kemoterapi Memicu Kekebalan lewat Peniruan Virus
Penelitian menemukan beberapa obat kemoterapi, termasuk Compound 1, membuat sel kanker menunjukkan tanda-tanda seperti infeksi virus sehingga mengaktifkan sistem kekebalan. Temuan ini membuka kemungkinan dosis obat lebih rendah dan kombinasi dengan imunoterapi.