Musim dingin meningkatkan risiko cedera dan penyakit. Jalan dan trotoar yang beku sering menyebabkan terpeleset, tersandung, dan jatuh. Pada waktu yang sama, angin dingin dan cuaca yang berubah membuat virus pernapasan lebih mudah menyebar, sehingga unit gawat darurat menjadi lebih sibuk.
Empat tahun lalu Arjun Venkatesh, seorang profesor dan ketua departemen kedokteran darurat di Yale School of Medicine serta kepala kedokteran darurat di Yale New Haven Hospital, memberikan nasihat publik tentang pencegahan cedera musim dingin. Dua hari setelah wawancara itu, pada larut malam setelah ia selesai bertugas, ia terpeleset di jalan masuk rumahnya yang tertutup es. Ia mengaku tidak membersihkan es dan tidak mengikuti nasihatnya sendiri; ia jatuh dan mendarat di bokong, lalu tergelincir sepanjang jalan masuk.
Venkatesh menggambarkan pola musim dingin sebagai kombinasi cedera tidak sengaja dan penyakit menular. Pengingat dari pengalamannya menunjukkan bahwa langkah pencegahan sederhana dapat mengurangi kunjungan yang sebenarnya dapat dihindari ke unit gawat darurat.
Kata-kata sulit
- meningkatkan — membuat sesuatu menjadi lebih besar atau sering
- cedera — luka atau kerusakan pada tubuh karena kecelakaan
- terpeleset — kehilangan keseimbangan karena permukaan licin
- penyakit menular — penyakit yang bisa pindah dari orang ke orang
- unit gawat darurat — bagian rumah sakit untuk kasus darurat medis
- nasihat — saran atau petunjuk tentang apa yang harus dilakukan
- mengurangi — membuat jumlah sesuatu menjadi lebih sedikit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Langkah pencegahan sederhana apa yang bisa orang lakukan di musim dingin? Jelaskan alasan singkat.
- Pernahkah Anda atau orang yang Anda kenal terpeleset karena es? Apa yang terjadi dan bagaimana menanggulanginya?
- Mengapa menurut Anda cuaca dingin membuat virus pernapasan lebih mudah menyebar?
Artikel terkait
Antioksidan dosis tinggi dapat merusak sperma dan bentuk wajah anak
Studi pada tikus menemukan konsumsi rutin antioksidan dosis tinggi dapat merusak DNA sperma dan mengubah bentuk tengkorak serta wajah keturunan, terutama pada anak perempuan. Peneliti menyarankan kehati-hatian pada pria yang mengonsumsi suplemen tinggi.
Beras Joha dari India Menunjukkan Potensi Melawan Diabetes
Penelitian di India menemukan bahwa beras harum tradisional Joha dapat menurunkan kadar gula dan melindungi jantung pada uji laboratorium dan percobaan pada tikus. Para peneliti mendorong promosi dan kebijakan untuk mendukung penanaman Joha.
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
Musim Alergi di AS Mula Lebih Awal dan Lebih Parah
Musim alergi di seluruh AS kini mulai lebih awal, berlangsung lebih lama, dan banyak orang melaporkan gejala yang lebih parah. Suhu lebih hangat dan naiknya CO2 meningkatkan produksi serbuk sari, sementara polusi membuat gejala lebih buruk.