Sebuah studi oleh peneliti di Texas A&M memeriksa hubungan antara latihan dan tidur pada orang lanjut usia dengan gangguan kognitif ringan. Para peneliti menggunakan Oura Rings untuk merekam aktivitas dan pola tidur.
Mereka memantau tujuh peserta di fasilitas perawatan selama 14 hari. Gerakan diklasifikasikan sebagai ringan, sedang, atau intens berdasarkan energi yang digunakan. Tidur gelisah ditandai dari kombinasi gerakan, lonjakan detak jantung, dan perubahan suhu kulit.
Hasilnya menunjukkan latihan intens paling membantu memperbaiki tidur. Latihan ringan memberi efek kecil. Latihan sedang tidak menunjukkan perbedaan yang jelas. Para peneliti mencatat keterbatasan seperti ukuran sampel kecil dan kurangnya rincian jenis aktivitas, lalu menyarankan program latihan yang disesuaikan.
Kata-kata sulit
- gangguan — masalah pada fungsi tubuh atau kemampuan berpikir
- kognitif — berkaitan dengan kemampuan berpikir dan ingatan
- memantau — mengamati sesuatu secara terus-menerus atau berkala
- mencatat — menulis atau merekam informasi penting
- keterbatasan — kondisi dengan batasan atau kekurangan sumber daya
- sampel — sekelompok orang atau data untuk penelitian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda latihan intens cocok untuk orang lanjut usia? Mengapa atau mengapa tidak?
- Pernahkah Anda atau keluarga menggunakan alat seperti gelang pintar untuk memantau tidur? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Antioksidan dosis tinggi dapat merusak sperma dan bentuk wajah anak
Studi pada tikus menemukan konsumsi rutin antioksidan dosis tinggi dapat merusak DNA sperma dan mengubah bentuk tengkorak serta wajah keturunan, terutama pada anak perempuan. Peneliti menyarankan kehati-hatian pada pria yang mengonsumsi suplemen tinggi.
Beras Joha dari India Menunjukkan Potensi Melawan Diabetes
Penelitian di India menemukan bahwa beras harum tradisional Joha dapat menurunkan kadar gula dan melindungi jantung pada uji laboratorium dan percobaan pada tikus. Para peneliti mendorong promosi dan kebijakan untuk mendukung penanaman Joha.