Sebuah studi oleh peneliti di Texas A&M memeriksa hubungan antara latihan dan tidur pada orang lanjut usia dengan gangguan kognitif ringan. Para peneliti menggunakan Oura Rings untuk merekam aktivitas dan pola tidur.
Mereka memantau tujuh peserta di fasilitas perawatan selama 14 hari. Gerakan diklasifikasikan sebagai ringan, sedang, atau intens berdasarkan energi yang digunakan. Tidur gelisah ditandai dari kombinasi gerakan, lonjakan detak jantung, dan perubahan suhu kulit.
Hasilnya menunjukkan latihan intens paling membantu memperbaiki tidur. Latihan ringan memberi efek kecil. Latihan sedang tidak menunjukkan perbedaan yang jelas. Para peneliti mencatat keterbatasan seperti ukuran sampel kecil dan kurangnya rincian jenis aktivitas, lalu menyarankan program latihan yang disesuaikan.
Kata-kata sulit
- gangguan — masalah pada fungsi tubuh atau kemampuan berpikir
- kognitif — berkaitan dengan kemampuan berpikir dan ingatan
- memantau — mengamati sesuatu secara terus-menerus atau berkala
- mencatat — menulis atau merekam informasi penting
- keterbatasan — kondisi dengan batasan atau kekurangan sumber daya
- sampel — sekelompok orang atau data untuk penelitian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda latihan intens cocok untuk orang lanjut usia? Mengapa atau mengapa tidak?
- Pernahkah Anda atau keluarga menggunakan alat seperti gelang pintar untuk memantau tidur? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
AI melawan pemasaran tembakau yang menargetkan anak muda
Di konferensi tentang pengendalian tembakau para ahli mengatakan AI bisa membantu menghentikan perusahaan tembakau yang menargetkan anak muda secara daring. Media sosial dan produk baru dianggap menarik generasi muda, dan negara miskin menanggung beban terbesar.
Splicing alternatif terkait umur pada 26 spesies mamalia
Studi di Nature Communications membandingkan splicing alternatif pada 26 spesies mamalia (usia 2.2–37 tahun). Hasil menunjukkan pola splicing, terutama di otak, berhubungan dengan usia maksimal dan dikendalikan oleh protein pengikat RNA.
AI dapat memperkirakan risiko ADHD dari catatan kesehatan anak
Peneliti menemukan kecerdasan buatan bisa memakai catatan kesehatan elektronik untuk memperkirakan risiko anak mengembangkan ADHD beberapa tahun sebelum diagnosis biasa. Identifikasi dini dapat mempercepat dukungan yang membantu hasil jangka panjang.