DopFone adalah aplikasi ponsel yang membantu orang hamil memantau detak jantung janin di rumah antara kunjungan dokter. Studi menunjukkan satu dari lima wanita hamil mengalami kecemasan perinatal, sehingga aplikasi ini ingin memberi rasa meyakinkan dan data tambahan bagi mereka yang khawatir.
Aplikasi mengubah speaker ponsel menjadi radar Doppler dan memancarkan ultrasonik bernada rendah untuk mendeteksi getaran perut yang disebabkan oleh detak janin. Ide ini lahir setelah pengembang mengalami keguguran dan ingin mengisi celah di antara pemeriksaan klinik.
Pengujian awal dilakukan pada pasien dan menunjukkan akurasi yang dekat dengan standar klinis. Peneliti menekankan aplikasi harus dipakai bersama saran dokter, bukan menggantikan perawatan klinik.
Kata-kata sulit
- memantau — melihat dan mencatat kondisi secara terus-menerus
- janin — bayi yang sedang berkembang di dalam kandungan
- kecemasan — perasaan takut atau khawatir yang kuat
- ultrasonik — suara atau gelombang dengan frekuensi sangat tinggi
- keguguran — kehilangan kehamilan sebelum bayi lahir
- akurasi — seberapa tepat hasil dibandingkan standar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda akan menggunakan aplikasi seperti ini jika hamil? Mengapa atau mengapa tidak?
- Kapan menurut Anda orang hamil tetap perlu berkonsultasi dengan dokter meski menggunakan aplikasi ini?
- Apa kekhawatiran yang mungkin dimiliki orang hamil tentang menggunakan alat pemantau di rumah?
Artikel terkait
Lenacapavir: Suntikan Pencegah HIV Dua Kali Setahun
Lenacapavir adalah suntikan pencegah HIV yang akan tersedia di 120 negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan biaya US$40 per tahun. Distribusi direncanakan mulai 2027, namun ada kekhawatiran soal negara yang dikecualikan dan pendanaan.
Bayi dari Keluarga Berpendapatan Rendah Lebih Sering Lahir Kecil
Penelitian AS menganalisis 380,000 kelahiran antara 2012 dan 2022 dan menemukan bayi dari keluarga berpendapatan rendah lebih sering lahir terlalu kecil atau prematur. Para peneliti memperingatkan penutupan PRAMS CDC pada musim semi 2025 dapat mengurangi data penting.