Penelitian yang dipimpin oleh Winrich Freiwald merekam aktivitas otak monyet makaka dengan fMRI saat hewan melakukan berbagai gerak wajah. Dari rekaman fungsional itu, tim memetakan jaringan motor wajah yang melibatkan korteks motor primer lateral, korteks premotor ventral, korteks motor cingulate medial, dan korteks somatosensori primer.
Untuk menganalisis gerak spesifik, peneliti memicu tiga jenis tindakan: threatening (tatapan dengan rahang terbuka dan gigi terlihat), lipsmacking (ketukan cepat bibir dan telinga rata), serta chewing (mengunyah sukarela, non-sosial). Stimulus yang dipakai mencakup interaksi langsung antar hewan, video, dan avatar digital yang dikendalikan peneliti.
Hasil utama menunjukkan bahwa wilayah kortikal tingkat atas dan bawah sama-sama berperan pada ekspresi emosional dan sukarela, namun mereka berbeda dalam skala waktu dinamikanya. Analisis tambahan yang diterbitkan di PNAS menunjukkan wilayah-wilayah ini membentuk jaringan sensorimotor yang saling terhubung dan menyesuaikan koordinasi tergantung pada jenis gerak.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi ilmiah untuk menemukan fakta
- merekam — mencatat atau menyimpan data suara atau gambar
- jaringan — kumpulan bagian yang saling terhubung
- stimulus — sesuatu yang memicu reaksi atau respon
- ekspresi — penyampaian perasaan lewat gerakan atau wajah
- sukarela — dilakukan tanpa paksaan, atas kehendak sendiri
- koordinasi — kerja bersama bagian tubuh untuk gerakan teratur
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda pemahaman tentang jaringan motor wajah pada monyet bisa membantu studi tentang ekspresi wajah manusia?
- Apakah penggunaan avatar digital dalam penelitian penting? Jelaskan pendapat Anda dengan satu atau dua alasan.
- Mengapa perbedaan skala waktu dinamika antara wilayah kortikal mungkin penting untuk koordinasi gerak?
Artikel terkait
Kapan Anak Siap Punya Ponsel? Pilihan Telepon Rumah
Ahli dari Virginia Tech menjelaskan kapan anak mungkin siap punya ponsel dan mengapa beberapa keluarga kembali memakai telepon rumah. Mereka menekankan manfaat batasan, risiko layar berlebih, dan pentingnya pembicaraan terbuka tentang teknologi.
AI Mempercepat Diagnostik Medis di Sub-Sahara Afrika
Kecerdasan buatan kini dipakai untuk diagnosis cepat di beberapa bagian sub-Sahara Afrika, termasuk deteksi malaria dan interpretasi rontgen. Proyek awal menunjukkan pengurangan pemberian antibiotik tidak tepat dan komplikasi malaria, namun regulasi dan privasi tetap penting.
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.