Banyak orang menggunakan chatbot bertenaga AI untuk mencari informasi dasar. Sebuah studi baru meneliti apakah jawaban singkat dari chatbot dapat mengubah pandangan sosial dan politik pembaca, walau jawaban itu akurat.
Peneliti menguji dua peristiwa abad ke-20, seperti Seattle General Strike pada 1919 dan protes Third World Liberation Front pada 1968. Peserta membaca salah satu dari tiga ringkasan: ringkasan default dari chatbot, entri Wikipedia, atau ringkasan yang diberi pembingkaian liberal atau konservatif.
Hasilnya menunjukkan ringkasan AI default dan ringkasan yang diprompt liberal mendorong pandangan lebih liberal dibandingkan Wikipedia, sedangkan pembingkaian konservatif mendorong opini lebih konservatif. Para peneliti memperingatkan kurangnya transparansi dalam pengembangan chatbot.
Kata-kata sulit
- chatbot — program komputer yang menjawab pertanyaan pengguna
- meneliti — mempelajari sesuatu dengan cara sistematis
- pandangan — pendapat atau sikap seseorang tentang sesuatu
- ringkasan — teks singkat yang menjelaskan isi utama
- pembingkaian — cara menyajikan informasi dengan sudut pandang tertentu
- liberal — sikap politik lebih terbuka dan progresif
- konservatif — sikap politik yang mempertahankan tradisi
- transparansi — keterbukaan tentang cara kerja dan keputusan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda membaca jawaban singkat dari chatbot? Bagaimana pengalaman Anda?
- Mengapa menurut Anda pembingkaian bisa mengubah pandangan pembaca?
- Apakah menurut Anda transparansi penting dalam pengembangan chatbot? Mengapa?
Artikel terkait
Calon Perempuan di Uganda Diserang Secara Daring
Dalam pemilu Januari 2026 beberapa calon perempuan Uganda menghadapi serangan online seperti gambar AI, deepfake, disinformasi, dan hinaan seksual. Teknologi memperkuat kekerasan yang sudah ada dan tidak ada undang-undang khusus untuk itu.
H5N1 Menyebar pada Burung Nasar Hitam di AS
Peneliti University of Georgia menemukan virus influenza burung H5N1 pada banyak bangkai nasar hitam yang dikumpulkan pada 2022–2023. Studi memperingatkan peredaran sepanjang tahun, risiko mutasi, dan ancaman bagi burung langka seperti condor.
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.