Video Luciano Huck dan Ponsel di Taman AdatCEFR A2
20 Des 2025
Diadaptasi dari Global Voices Brazil, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh gustavo nacht, Unsplash
Pada Agustus, pembawa acara televisi merekam episode di Parque Indígena do Xingu. Rekaman di balik layar menampilkan Luciano Huck dan menunjukkan ia meminta orang yang memakai pakaian "non-tradisional" menjauh karena ada telepon seluler.
Video itu menjadi viral dan memicu protes dari organisasi-organisasi adat. Mereka mengatakan budaya tidak perlu "dibersihkan" dan bahwa akses ke ponsel adalah hak. Luciano Huck menulis di Instagram bahwa ia disalahpahami dan bahwa permintaan itu adalah keputusan artistik untuk lokasi syuting.
Kata-kata sulit
- merekam — mencatat atau menyimpan suara dan gambar
- menampilkan — memperlihatkan sesuatu kepada penonton atau publik
- viral — menyebar cepat di internet atau media sosial
- protes — ekspresi ketidaksetujuan secara publik atau kelompok
- akses — kesempatan atau izin untuk menggunakan sesuatu
- membersihkan — menghilangkan kotoran atau sesuatu yang tidak diinginkandibersihkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa organisasi-organisasi adat memprotes video itu?
- Menurutmu, apakah akses ke ponsel harus dianggap hak? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Aliansi Big Tech dan Pertanian Membuat Alat Mahal bagi Petani Kecil
Laporan IPES-Food memperingatkan kerja sama antara perusahaan pertanian besar dan perusahaan teknologi besar membuat alat digital dan layanan modern sulit dijangkau oleh petani kecil. Laporan juga menyoroti risiko penguasaan data dan kebutuhan tata kelola.
Filter nanofiber yang menangkap CO2 di dalam gedung
Para peneliti mengembangkan filter udara berbahan nanofiber karbon yang menangkap karbon dioksida di dalam bangunan. Filter ini kompatibel dengan sistem HVAC, bisa dipakai ulang, dan berpotensi menurunkan penggunaan energi dan emisi.
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.